POPULARITAS.COM – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Agus Andria mengatakan, jumlah penduduk miskin di Aceh, saat ini tercatat sebesar 12,22 persen atau setara dengan sekitar 703 ribu jiwa pada September 2025.
“Angka tersebut turun 0,11 persen poin dibandingkan Maret 2025, atau berkurang sekitar 1.364 orang,” kata Agus Andria, Kamis (5/2/2025).
Agus mengatakan, penurunan jumlah penduduk miskin terjadi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Tingkat kemiskinan di perkotaan turun menjadi 0,22 persen, sedangkan di pedesaan menyusut menjadi 8,15 persen.
Meski demikian, Agus menegaskan bahwa persoalan kemiskinan tidak hanya dilihat dari jumlah dan persentase penduduk miskin. Menurutnya, dimensi lain yang juga perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan.
“Selain harus mampu menurunkan jumlah penduduk miskin, kebijakan penanggulangan kemiskinan juga harus dapat mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan,” ujarnya.
Agus menyampaikan, garis kemiskinan di Aceh terus mengalami penyesuaian seiring kenaikan harga kebutuhan pokok.
Pada September 2025, garis kemiskinan Aceh tercatat sebesar Rp715.103 per kapita per bulan atau naik 5,75 persen dibandingkan Maret 2025.
Berdasarkan komposisinya, distribusi garis kemiskinan makanan pada September 2025 mencapai 76,56 persen, sementara komponen non-makanan sebesar 23,44 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi komoditas makanan terhadap garis kemiskinan masih lebih besar dibandingkan komoditas non-makanan.
“Jika dibandingkan dengan Maret 2025, porsi komoditas makanan pada September 2025 mengalami peningkatan, sedangkan komoditas non-makanan justru menurun,” pungkasnya.

Leave a comment