POPULARITAS.COM – Salah satu paus paling langka di dunia dikabarkan terus menunjukkan tren pertumbuhan populasi yang menggembirakan. Hal ini menurut para ilmuwan yang mempelajarinya karena upaya konservasi yang terus diperkuat.
Konsorsium Paus Sikat Atlantik Utara mencatat, jumlah paus kini mencapai sekitar 384 ekor, meningkat delapan ekor dibandingkan tahun sebelumnya. Selama empat tahun terakhir, populasi paus ini tumbuh perlahan namun konsisten, naik lebih dari 7% sejak 2020, melansir NBC News, Jumat (24/10/2025).
Kabar ini menjadi kabar positif setelah satu dekade penurunan populasi yang mengkhawatirkan. Dari tahun 2010 hingga 2020, populasi paus sikat Atlantik Utara menurun sekitar 25% akibat tabrakan kapal dan jeratan alat penangkap ikan.
“Tren pemulihan paus ini merupakan bukti pentingnya langkah-langkah konservasi,” ujar Philip Hamilton, ilmuwan senior di Anderson Cabot Center for Ocean Life di Akuarium New England.
Hamilton menambahkan, kebijakan pengelolaan baru di Kanada yang berfokus menjaga keselamatan paus di Teluk St Lawrence sangat krusial dalam mendukung pemulihan populasi paus langka ini.
“Kita tahu ada peningkatan populasi yang cukup lumayan setiap tahun, jika kita dapat mempertahankannya ini akan mendoromng pertumbuhan populasi. Sekarang masalahnya apakah kita dapat mempertahankannya atau tidak,” pungkas Hamilton.
Meski menunjukkan tanda-tanda pemulihan, para ilmuwan tetap mengingatkan ancaman punahnya terhadap paus belum sepenuhnya hilang. Kematian akibat kecelakaan laut dan angka reproduksi yang rendah masih menjadi hambatan utama dalam upaya pelestarian spesies langka ini.

Leave a comment