Home News Kajati Aceh Lantik Eddy Samrah Sebagai Aspidum dan Bobby Sandri Sebagai Kajari Banda Aceh
News

Kajati Aceh Lantik Eddy Samrah Sebagai Aspidum dan Bobby Sandri Sebagai Kajari Banda Aceh

Share
Kajati Aceh Lantik Eddy Samrah Sebagai Aspidum dan Bobby Sandri Sebagai Kajari Banda Aceh.Poto : Humas Kejati Aceh
Share

POPULARITAS.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat Eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh pada hari Kamis, (7/5/2026), bertempat di Aula Serbaguna Kejaksaan Tinggi Aceh.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-347/C/04/2026 tanggal 13 April 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI.

Dalam prosesi tersebut, Kajati Aceh melantik Eddy Samrah L, sebagai Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Aceh , menggantikan Amru Eryandi Siregar, yang kini dipromosikan sebagai Kepala Bidang Pengendalian Sentra Pendidikan dan Pelatihan pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh kini diamanahkan kepada Bobby Sandri , menggantikan Suhendri, yang mendapatkan promosi sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Selanjutnya, Badri Wasil,  dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Jaya menggantikan Soekesto Ariesto. yang beralih tugas menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Magetan.

Sementara itu, jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat kini dijabat oleh Irfan Nirwana Satriyadi, menggantikan Syahrir Jasman, yang dipromosikan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Batubara.

Dalam amanatnya, Kajati Aceh Yudi Triadi menegaskan bahwa jabatan adalah amanah besar yang menuntut integritas, profesionalisme, serta komitmen penuh terhadap penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis.

Yudi Triadi memberikan penekanan khusus kepada Asisten Tindak Pidana Umum yang baru untuk secara sungguh-sungguh mempedomani kebijakan teknis penanganan perkara pada masa transisi perubahan hukum pidana agar tidak terjadi kekeliruan dalam penerapan hukum maupun strategi penuntutan.

Selain itu, Kajati mengingatkan bahwa Kejati Aceh merupakan institusi yang dipercaya melaksanakan Restorative Justice (RJ) secara mandiri, sehingga implementasinya harus dilakukan secara selektif, profesional, dan berkualitas agar Aceh menjadi role model nasional.

Kepada para Kepala Kejaksaan Negeri yang baru dilantik, Kajati memberikan instruksi tegas untuk segera melakukan identifikasi, evaluasi, dan pengendalian menyeluruh terhadap perkara yang sedang berjalan, khususnya perkara tindak pidana korupsi.

“Jangan ada perkara strategis yang terbengkalai atau keterlambatan upaya hukum akibat masa transisi jabatan,” tegas Yudi.

Menutup arahannya, Kajati mengingatkan seluruh jajaran untuk menerapkan pola kerja Cerdas, Tuntas, dan Ikhlas, serta tidak terjebak pada tekanan opini publik maupun kegaduhan media sosial dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh, Ali Rasab, menyebutkan, acara pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Erry Pudyanto Marwantono, para Asisten, Koordinator, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Aceh serta seluruh jajaran pengurus.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

Exit mobile version