Home Ekonomi Kanwil Bea Cukai Aceh Imbau UMKM Waspada Penipuan Berkedok Calon Buyer Asing
EkonomiNews

Kanwil Bea Cukai Aceh Imbau UMKM Waspada Penipuan Berkedok Calon Buyer Asing

Share
Share

POPULARITAS.COM – Kanwil Bea Cukai Aceh mengimbau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pihak bea cukai maupun calon pembeli (buyer) dari luar negeri. Ajakan ini disampaikan menyusul adanya laporan salah satu UMKM Aceh yang hampir menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku calon buyer asal Inggris.

Kronologi kasus bermula ketika seorang pelaku UMKM dihubungi melalui media sosial oleh oknum yang mengaku berminat membeli produk untuk diekspor. Dengan dalih serius ingin datang langsung ke Aceh, oknum tersebut sempat meminta dihitungkan berapa biaya perjalanan dan kebutuhan pribadi seperti tiket, hotel, serta biaya makan jika yang bersangkutan datang ke Indonesia. Bahkan, penipu itu sempat mengaku sudah dalam perjalanan dari Inggris menuju Indonesia, memperlihatkan tiket, hingga melakukan panggilan video dengan berbagai alasan agar korban percaya.

Puncaknya, oknum tersebut mengarang cerita bahwa barang bawaannya tertahan di bandara oleh pihak bea cukai. Dengan alasan ATM miliknya tidak dapat digunakan, ia kemudian meminta korban untuk mentransfer uang sebesar Rp10 juta, yang dijanjikan akan diganti setibanya di Aceh. Untuk meyakinkan, pelaku juga menunjukkan identitas pribadi dan mengaku sedang berada di bandara.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Aceh, Muparrih, menegaskan bahwa seluruh pembayaran bea masuk, pajak impor, maupun pungutan resmi lainnya tidak pernah melalui rekening pribadi atau perantara, melainkan hanya melalui sistem kode billing resmi ke rekening negara.

“Kami mengingatkan seluruh UMKM Aceh ataupun warga agar jangan pernah memberikan uang atau data pribadi kepada pihak yang tidak jelas. Apalagi jika ada yang mengaku sebagai petugas bea cukai melalui nomor pribadi. Itu sudah dipastikan penipuan,” tegas Muparrih.

Fenomena ini penting menjadi perhatian mengingat UMKM Aceh saat ini sedang giat melakukan ekspor dan aktif menjajaki pasar global. Antusiasme yang tinggi jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Kanwil Bea Cukai Aceh mengimbau agar UMKM yang mendapatkan tawaran kerjasama dari luar negeri selalu melakukan cek latar belakang buyer, berkonsultasi dengan instansi terkait, dan tidak ragu menghubungi Bea Cukai melalui kontak resmi jika menemukan hal mencurigakan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Fadhlullah  Minta Pemkab Tuntaskan Pembangunan Huntap pada 2027

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, atau akrab disapa Dek Fadh meminta...

News

Jangan Salah, Ini Beda Fungsi Air Purifier dan Humidifier

POPULARITAS.COM – Menjaga kualitas udara di dalam rumah bukan hanya soal membersihkan...

HukumNews

Dirjen Imigrasi Ungkap Modus Penipuan perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

POPULARITAS.COM – Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengungkap modus penipuan yang merekrut...

News

Buku ‘Ilmu Kepolisian sebagai Bidang Studi’ karya Dedy Tabrani dibedah di Universitas Indonesia

POPULARITAS.COM – Para akademisi di Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, gelar kegiatan...

Exit mobile version