Home News Kapal Rohingya terpantau masuk perairan Aceh, nelayan diminta jangan ikut campur
News

Kapal Rohingya terpantau masuk perairan Aceh, nelayan diminta jangan ikut campur

Share
Kapal Rohingya terpantau masuk perairan Aceh, nelayan diminta jangan ikut campur
Ilustrasi, nelayan temukan kapal yang diduga bawa Rohingya di sekitar perairan Bireuen, Minggu (26/12/2021). (Dok. Panglima Laot Aceh)
Share

POPULARITAS.COM – Kapal yang diduga mengangkut etnis Rohingya kembali terpantau memasuki perairan Aceh. Terkait hal ini, Panglima Laot Aceh meminta para nelayan di daerah ini untuk tidak ikut campur, apalagi mau menggiring kapal pengungsi tersebut ke daratan.

“Benar, nelayan melihat adanya kapal Rohingya di perairan Aceh dan mesin kapalnya aktif, tidak ada kerusakan. Karena itu, nelayan dilarang menarik kapal tersebut ke darat,” kata Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftach Tjut Adek dalam keterangannya, Jumat (3/2/2023).

Berdasarkan informasi, kata Miftach, kapal yang mengangkut Rohingya itu mulai memasuki perairan Aceh sejak 1 Februari 2023 lalu. Mereka kini terpantau di perairan Bireuen dan dalam pengawasan pihak keamanan laut.

“Mereka berada 8 sampai 10 mil dari darat, kini kapal pengungsi tersebut dalam pantauan dan pengawasan pihak keamanan laut,” ujar dia.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

Exit mobile version