POPULARITAS.COM – Kapolsek Banda Aceh Iptu Iptu Tea Gustianingsih, dampingi Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, datangi rumah Wardiah, warga yang melakukan panggilan ke call centre 110 Polresta Banda Aceh karna kelaparan.
Kedatangan Ketua DPRK Banda Aceh itu, untuk memastikan dan sekaligus melihat kondisi langsung Wardiah yang sebelumnya dilaporkan dan diberitakan merupakan warga Banda Aceh tersebut.
Rombongan yang berkunjung ke rumah Wardiah, Sabtu (25/4/2026) itu, membawa kebutuhan barang pokok, dan ikut serta mendampingi personel Polsek Jaya Baru dan unsur kecamatan.
Kapolsek Jaya Baru, Iptu Tea Gustianingsih dalam keterangannya kepada popularitas.com mengatakan bahwa, saat melihat kondisi Wardiah, didapatkan informasi bahwa yang bersangkutan, secara geografis dan administrasi kependudukan, merupakan warga Ajun Jeumpet, Aceh Besar.
“Kalau administratifnya, ibu ini tinggal di Aceh Besar. Namun, masuk ke wilayah hukum Polsek Jaya Baru Polresta Banda Aceh,” katanya.
Pada kesempatan itu, katanya lagi, juga didapatkan keterangan bahwa, Wardiah miliki tiga orang anak. Ia dan suaminya tengah mengalami persoalan rumah tangga. Menurutnya keterangan yang bersangkutan, tahun lalu dirinya juga kerap mendapatkan KDRT dari suaminya itu.
“Katanya, suaminya bekerja di Kantor Pos,” imbuhnya.
Sebab ada persoalan rumah tangga, Wardiah kemudian memilih menyewa rumah shelter dengan harga sewa Rp400 ribu per bulan, sambungnya kemudian.
Masih kata Kapolsek, kunjungan langsung Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, untuk memastikan bahwa, pemberitaan sebelumnya yang kabarkan Wardiah merupakan warga Banda Aceh itu, ternyata bukan.
Jadi, Pak Irwansyah ada baca berita soal Wardiah, hatinya terketuk karna di kabarkan Banda Aceh, apalagi Banda Aceh kan baru rayakan ulang tahun, kok ada warga yang kelaparan. Nah, itula yang jadi dasar beliau datangi rumahnya, demikian Kapolsek Jaya Baru.

Leave a comment