Home News Karhutla di Aceh Tengah capai 15 hektare
News

Karhutla di Aceh Tengah capai 15 hektare

Share
Karhutla di Aceh Tengah capai 15 hektare
Kebakaran hutan lahan di kawasan pegunungan pinggiran Danau Lut Tawar, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (13/6/2023). ANTARA/Kurnia Muhadi
Share

POPULARITAS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah pegunungan hutan pinus di kawasan pinggiran Danau Lut Tawar, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Kepala UPTD Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah 2 Aceh Yusriza Agustian mengatakan karhutla terjadi sejak Senin (12/6) dan masih belum dapat dipadamkan sampai saat ini dengan total luas lahan terbakar mencapai 15 hektare.

“Api sulit dipadamkan karena berada pada lereng perbukitan curam,” kata Yusriza, dikutip dari laman Antara.

Menurutnya, faktor cuaca panas dan lahan kering juga memicu titik api tetap membara dan sewaktu-waktu api dapat kembali membesar.

Faktor cuaca ini, kata dia, juga berpotensi menjadi pemicu awal kebakaran lahan walaupun penyebab pastinya belum dapat diketahui.

Pihaknya bersama tim gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat saat ini masih tetap siaga dan terus berupaya memadamkan titik api agar kebakaran tidak terus meluas.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Aceh untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai dampak dua fenomena perubahan iklim yaitu El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang mengakibatkan kekeringan di wilayah Indonesia.

“Jadi untuk karhutla di periode ini memang lebih berpotensi terjadi, karena kekeringan. Kemudian juga karena pengaruh suhu permukaan yang meningkat sehingga lahan-lahan mudah terbakar,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Nasrol Adil.

Terutama, lanjut Nasrol, daerah-daerah di wilayah Aceh bagian tengah seperti Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan wilayah pegunungan lainnya.

“Wilayah kaki bukit atau pegunungan ini sangat rentan dengan karhutla. Untuk hari ini dan kemarin, satelit kita belum ada terpantau titik panas, namun kita tetap minta agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version