Home Hukum Kasus dihentikan, keuchik di Aceh Besar kembalikan dana desa Rp170 juta ke penyidik
HukumNews

Kasus dihentikan, keuchik di Aceh Besar kembalikan dana desa Rp170 juta ke penyidik

Share
Keuchik di Aceh Besar kembalikan dana desa Rp170 juta ke penyidik
Hermanto menyerahkan dana desa kepada Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam di mapolres setempat, Selasa (28/2/2023). Foto: Polres Aceh Besar
Share

POPULARITAS.COM – Keuchik Gampong Rinon, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, Hermanto (41) mengembalikan dana desa senilai Rp170 juta lebih kepada penyidik Sat Reskrim Polres Aceh Besar.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam mengatakan Hermanto terbukti telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dalam jabatan atau korupsi terhadap pengelolaan dana desa tahun anggaran 2021.

“Uang tersebut nantinya akan disetorkan kembali ke rekening Desa Rinon dan penanganan kasus ini akan dihentikan penyelidikannya,” kata Carlie dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Besar, Selasa (28/2/2023).

Carlie menjelaskan, kejadian itu bermula saat keuchik membuat laporan keuangan fiktif berupa kegiatan pembangunan infrastruktur di desa setempat, yaitu toko desa dan pagar kantor desa.

Namun, kata Carlie, fakta di lapangan berdasarkan penyelidikan dari Unit III/ Pidkor sat Reskrim Polres Aceh Besar ditemukan kondisi lapangan hanya ada bahan material.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dokumen dan wawancara dengan perangkat Desa Rinon ditemukan fakta berupa berawal dari permasalahan dengan kepemilikan tanah di tempat yang akan dibangun ruko tersebut sehingga pembangunan ruko gampong tidak dapat dibangun,” ujarnya.

Lalu, Keuchik Rinon juga berdalih akan mengalihkan dana pembangunan toko itu ke pembangunan Masjid di desa setempat. Sementara dana pembangunan pagar kantor desa dilanjutkan kembali pembangunannya hingga selesai 100 persen.

Ia menyebutkan, berdasarkan audit investigasi Inspektorat Aceh Besar dan setelah dilakukan perhitungan oleh tim teknis dari Dinas PUPR Aceh Besar ditemukan adanya potensi kerugian negara pada pengelolaan dana desa Gampong Rinon.

“Di mana pengalihan kegiatan pembangunan ruko gampong ke pembangunan masjid yang tidak sesuai dengan aturan peruntukan dana desa,” tuturnya.

Share
Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

Exit mobile version