POPULARITAS.COM – Nuansa budaya Nusantara mewarnai prosesi penyambutan kenegaraan Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Mobil limusin hitam yang membawa Lukashenko bergerak dari kawasan Monas dengan pengawalan pasukan motoris dan 80 pasukan berkuda.
Setibanya di Gerbang Istana, Presiden Belarusia itu disambut ratusan murid sekolah dasar yang berbaris di sepanjang halaman sambil mengibarkan bendera Merah Putih dan Belarusia serta bersorak menyambut tamu kehormatan tersebut.
Turun dari kendaraan, Lukashenko yang mengenakan setelan jas biru tua tampak menyaksikan persembahan Tari Enggang Kalimantan Timur yang dibawakan para penari.
Tari Enggang Kaltim merupakan tarian tradisional suku Dayak Kenyah yang kerap dipentaskan untuk menyambut tamu sebagai simbol penghormatan, keanggunan, dan keramahan masyarakat Dayak.
Presiden Prabowo Subianto yang mengenakan setelan jas hitam menyalami Lukashenko kemudian memeluknya.
Kedua pemimpin lantas berjalan berdampingan menuju mimbar utama untuk mengikuti upacara penyambutan kenegaraan.
Suasana khidmat semakin terasa ketika dentuman meriam kehormatan mengiringi dikumandangkannya lagu kebangsaan kedua negara.
Prabowo memberikan penghormatan dengan tangan kanan di kepala, sementara Lukashenko berdiri tegak dengan gaya hormat khas negaranya, yakni meletakkan tangan di bagian perut.
Rangkaian seremoni berlanjut dengan inspeksi pasukan kehormatan. Berjalan di atas karpet biru, kedua kepala negara mengelilingi barisan pasukan.
Kemudian Prabowo memperkenalkan Lukashenko kepada para pejabat yang hadir, yakni Menlu Sugiono, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Leave a comment