Home News Kembalinya Kumandang Azan di Masjid Jamia Kashmir
News

Kembalinya Kumandang Azan di Masjid Jamia Kashmir

Share
Muslim Kashmir shalat di Jamia Masjid di Srinagar yang dikendalikan Kashmir, Rabu (18/12). Jamia Masjid dibuka kembali setelah ditutup pada 5 Agustus 2019. (Foto: AP)
Share

KASHMIR (popularitas.com) – Masjid utama Kashmir, Masjid Jamia, dibuka kembali untuk aktivitas ibadah bagi umat Muslim, Rabu, 18 Desember 2019. Pembukaan ini dilakukan untuk pertama kalinya sejak status otonomi Kashmir dicabut Agustus silam.

Kashmir Srinagar merupakan daerah di mana Masjid Jamia berada. Wilayah tersebut dikenal sebagai wilayah sensitif antara Muslim dengan Hindu. Namun, usai pembukaan kembali, Masjid Jamia mampu menarik ribuan jamaah meski ritual peribadahan sering diikuti oleh protes massa.

Penduduk setempat percaya penutupan masjid abad ke-13 itu adalah yang terpanjang sejak Kashmir terpecah dari India dengan Pakistan pada 1947 setelah kemerdekaan dari Inggris. Dibukanya kembali masjid tersebut membuat sejumlah warga Muslim senang sekaligus terkejut.

“Saya sedang duduk di rumah ketika saya mendengar azan (panggilan untuk shalat) datang dari Masjid Jamia. Saya tidak bisa mempercayai telinga saya dan datang berlari untuk shalat di sini untuk pertama kalinya dalam 4,5 bulan,” kata salah seorang warga, Mohamad Iqbal (55 tahun).

Iqbal mengungkapkan perasaannya saat masjid tersebut dibuka untuk beribadah. Meski mengaku bahagia, ia masih sedikit kecewa sebab konflik sosial di Kashmir belum reda.

“Tidak diragukan lagi kebahagiaanku tidak mengenal batas hari ini, tetapi hal yang paling menyedihkan adalah perselisihan Kashmir belum terselesaikan,” ujarnya.

Sekitar 70 jamaah mengikuti shalat berjamaah yang dipimpin oleh Mufti Ghulam Rasool. Usai shalat ashar, di dalam masjid yang luas itu, sang Mufti melantunkan doa kepada seluruh orang Muslim.

Pemimpin ulama dan pemimpin separatis berpengaruh Mirwaiz Umar Farooq, sebelumnya menyampaikan khutbah dan pesan politik di masjid setiap Jumat. Dia berada di antara ribuan orang, termasuk para pemimpin separatis yang menentang kekuasaan India.

Seusai Ditutup, Doa Perdana di Masjid Jamia Kashmir Digelar Ekonomi Kashmir Turun Drastis Sejak Akses Dibatasi Sudah 4 Bulan tak ada Shalat Jumat di Masjid Besar Kashmir

Mirwaiz ditahan pihak berwenang India. Jamaah di masjid itu mengatakan mereka khawatir tempat itu tidak akan dibuka untuk shalat Jumat. Masjid-masjid dan tempat-tempat suci lainnya di Kashmir India yang berpenduduk mayoritas Muslim telah menghadapi pembatasan serupa pada waktu yang berbeda pada pertemuan besar selama penutupan.

Sumber: Republika

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version