POPULARITAS.COM – Potensi pasar wisata bagi kelompok lanjut usia (lansia) kini makin dilirik oleh industri pariwisata nasional. Berwisata tak lagi hanya milik kalangan muda, tetapi juga menjadi sarana penting bagi para senior untuk menjaga kesehatan fisik dan mental di masa tua.
Melihat tren tersebut, Kementerian Pariwisata terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak guna mengembangkan layanan pariwisata yang ramah lansia (geronto-tourism) di Indonesia. “Mengingat saat ini banyak negara yang memiliki populasi memasuki penuaan, seperti Jepang dan Belanda, pemerintah mendorong para stakeholder pariwisata untuk mengembangkan produk wisata lansia atau geronto-tourism yang memiliki daya saing global,” kata Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, dikutip dari Antara pada Minggu (26/7/2026).
Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Nia optimistis pengembangan geronto-tourism akan membuka peluang ekonomi baru serta memperluas pasar wisata berkualitas.
Wisata Lansia Fokus pada Kesehatan dan Aksesibilitas
Nia menjelaskan bahwa layanan wisata minat khusus bagi lansia dirancang khusus untuk orang-orang berusia lanjut yang membutuhkan penyesuaian layanan sesuai kondisi fisik, psikologis, dan sosial mereka.
Layanan ini mengutamakan aksesibilitas, rencana perjalanan yang fleksibel, serta lingkungan yang mendukung kesehatan wisatawan. Oleh karena itu, penyediaan sarana pendukung yang ramah lansia—seperti fasilitas kesehatan, area istirahat, hingga aksesibilitas kursi roda—menjadi kunci utama kesuksesan destinasi geronto-tourism.
Daftar Tempat Wisata Gratis dan Ramah Lansia
Namun saat ini, sudah banyak tempat wisata di Indonesia yang mulai menerapkan kebijakan ramah lansia, baik dalam bentuk potongan harga (diskon) maupun tiket masuk gratis untuk pengunjung berusia 60 tahun ke atas. Selain gratis, tempat-tempat wisata ini umumnya sudah dilengkapi dengan area duduk yang memadai serta jalur khusus kursi roda.
Museum Nasional Indonesia (Jakarta)
Museum sejarah terbesar di Indonesia ini membebaskan biaya tiket reguler bagi pengunjung lansia berusia 60 tahun ke atas. Untuk fasilitasnya, tersedia jalur aksesibilitas, ramp (bidang miring), lift, dan tempat duduk di area pameran yang memudahkan pergerakan pengunjung senior.
Persyaratannya cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli di loket pendaftaran.
Museum Benteng Vredeburg (Yogyakarta)
Berdasarkan aturan pengelolaan museum cagar budaya dan pelayanan kelompok rentan, Museum Benteng Vredeburg membebaskan biaya tiket masuk bagi pengunjung lansia.
Area museum ini luas dengan permukaan jalan yang rata dan teratur, dilengkapi layanan pendampingan serta jalur pemandu (guiding block). Pengunjung cukup menunjukkan KTP lansia di loket pembelian tiket.
Gembira Loka Zoo (Yogyakarta)
Kebun binatang legendaris di Yogyakarta ini menggratiskan biaya tiket masuk khusus untuk kelompok lansia berusia 70 tahun ke atas. Fasilitas di lokasi mencakup jalur pejalan kaki yang rindang dan teduh, serta ketersediaan wahana transportasi seperti kereta keliling untuk mengelilingi area tanpa perlu lelah berjalan kaki. Syaratnya wajib membawa dan memperlihatkan KTP asli saat transaksi di loket.
Ancol (Jakarta)
Pengelola kawasan Ancol kerap mengadakan program khusus bagi lansia. Dikutip dari laman resminya pada Senin (27/7/2026), Ancol menggelar program Senior Citizens di unit rekreasi Jakarta Bird Land dan Sea World Ancol hingga 31 Juli 2026.
Program ini berlaku khusus untuk lansia berusia minimal 60 tahun ke atas dengan menunjukkan KTP asli (tidak berlaku fotokopi) di loket unit rekreasi, di mana satu KTP berlaku untuk satu tiket gratis.
Sebagai informasi tambahan, bagi Anda yang ingin berkunjung ke Jawa Timur, jaringan destinasi Jatim Park Group juga menyediakan potongan harga (diskon tiket masuk) khusus untuk para lansia berusia 60 tahun ke atas


Leave a comment