POPULARITAS.COM – Bireuen jadi salah satu wilayah di Indonesia, yang menerima program cetak sawah rakyat (CSR) dari Kementrian Pertanian. Program tersebut dilaksanakan di lima kecamatan di kabupaten tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi dalam keteranganya, Selasa (28/7/2026) mengatakan bahwa, program CSR yang dilaksanakan mencakup 140 hektar. Sesuai jadwal, kegiatan telah berlangsung sejak Juni 2026 dan direncanakan tuntas pada Agustus 2026. “Alhamdulillah, kita dapat program CSR seluas 140 hektar,” katanya.
Pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat dilakukan melalui mekanisme tender yang berada di bawah kewenangan Balai Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Sumatera Utara.
Dari 1.000 hektare lebih yang diusulkan oleh Pemkab Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan, Pemerintah Pusat hanya mengabulkan 140 hektare cetak sawah rakyat di Bireuen.
Dia melanjutkan, sebenarnya, program CSR yang diusulkan pihaknya mencapai 1.000 hektar. Namun, dalam prosesnya verifikasi yang dilakukan, hanya 140 hektar yang dapat di penuhi. “Banyak faktor sehingga tidak semua dapat di penuhi. Salah satunya tentang ketersediaan sumber daya air dan daya dukung usaha pertanian,” sebutnya.
Program Cetak Sawah Rakyat dilaksanakan di lima kecamatan di Bireuen yaitu, Kecamatan Simpang Mamplam seluas 43,77 hektare, Kecamatan Pandrah 46,89 hektare, Kecamatan Juli 5,74 hektare, Kecamatan Peusangan 9,5 hektare, dan Kecamatan Makmur 34,1 hektare.
Secara terperinci, Mulyadi menjelaskan, di Simpang Mamplam, program tersebut dilaksanakan di Gampong Lhok Tanoh, Krueng Meuseugop, dan Meunasah Mampam. Di Kecamatan Pandrah dilaksanakan di Alue Igeuh, Blang Samagadeng, dan Meunasah Teungoh.
Di Kecamatan Juli dilaksanakan di Gampong Seneubok Peuraden. Di Peusangan dilaksanakan di Pante Pisang, dan di Makmur dilaksanakan di Gampong Paya Dua, dan Leubu Mesjid.


Leave a comment