Home Ekonomi Kementerian ESDM Tak Setuju Kenaikan Harga Gas Industri
EkonomiNews

Kementerian ESDM Tak Setuju Kenaikan Harga Gas Industri

Share
[Foto: Media Indonesia]
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberi lampu merah kepada PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. untuk menaikkan harga gas industri.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto menjelaskan alasan mengapa PGN sebaiknya tidak menaikkan harga gas industri. Menurutnya, biaya produksi industri dalam negeri akan bertambah besar sehingga bakal berujung pada melemahnya daya saing.

“Sebab kalau harga gas naik kan biayanya jadi naik. Nanti tidak bisa bersaing kalau [produknya] diekspor dengan produk yang sama dari negara lain,” katanya, di kantor Kementerian ESDM, Rabu, 30 Oktober 2019.

Oleh karena itu, lanjut Djoko, pihaknya tidak menyetujui rencana PGN untuk menyesuaikan harga gas konsumen industri per 1 November 2019.

Berdasarkan surat edaran tertanggal 23 Oktober 2019 yang diterima Bisnis.com, PGN menginformasikan kepada sejumlah pelaku industri di sejumlah wilayah tentang rencana penaikan harga gas tersebut.

Harga baru yang berlaku per 1 November 2019 itu pun berbeda-beda di setiap wilayah. Di Karawang, misalnya, harga yang ditetapkan berada di atas US$9,5 per million british thermal unit (MMBtu).

Harga gas baru yang ditetapkan perusahaan untuk pelaku industri di Tangerang lebih tinggi, yakni mencapai US$10 per MMBtu. Bahkan, di Medan lebih dari US$10,5 per MMBtu.

“Batal. Pokoknya gak naik saja. [PGN] memang ga boleh menaikkan,” tambah Djoko.

Sumber: Bisnis

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran

POPULARITAS.COM – Amnesty International Indonesia memberikan rapor merah terhadap situasi hak asasi...

News

Perbaikan Jembatan Blang Miro-Kumbang Pidie Jaya Ditargetkan Rampung November 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya mulai menangani kerusakan oprit dan badan jalan...

EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

Exit mobile version