Home News Kenang Almarhum Prof Syamsuddin, Rektor USK: Beliau Pendiri FEB
News

Kenang Almarhum Prof Syamsuddin, Rektor USK: Beliau Pendiri FEB

Share
Rumah dinas dosen yang ditertibkan akan dibangun kampus FKIP
Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal, M.Eng | unsyiah.ac.id
Share

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Samsul Rizal turut mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud, pada Sabtu (22/5/2021) di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Menurut Prof Samsul, almarhum Syamsuddin Mahmud merupkan salah satu tokoh Aceh. Selain jabatannya sebagai Mantan Gubernur, kata dia, Almarhum juga tercatat sebagai pendiri Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan salah satu penggerak berdirinya USK.

“Ya, beliau salah satu pendiri FEB dan USK. Beliau adalah Doktor pertama USK dan pernah menjadi WR1 atau dulu PR1,” kata Samsul Rizal kepada popularitas.com.

Bukan hanya itu, di Pemerintahan, lanjut Prof Samsul, almarhum juga pernah tercatat sebagai kepala Bappeda terlama di Pemerintah Aceh.

Baca: Mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud meninggal positif covid-19

“Pengabdian beliau bukan hanya di USK tetapi salah satu Ketua Bappeda terlama di Pemerintah Aceh. Dan juga pernah menjadi GUB Aceh selama 7 tahun,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Direktur (RSUDZA), dr Isra Firmansyah, mengkonfirmasi bahwa, mantan Gubernur Aceh, Syamsuddin Mahmud meninggal akibat infeksi covid-19.

Baca: Syamsuddin Mahmud Meninggal, Pemerintah Aceh Sampaikan Dukacita

Hal tersebut disampaikannya kepada media ini, Sabtu (22/5/2021), usai proses sholat jenazah almarhum yang dilaksanakan di halaman parkir  RSUDZA tersebut.

Dalam keterangannya, dr Isra Firmansyah menjelaskan, almarhum sebelumnya sempat di rawat di RSUDZA beberapa hari, dan saat itu telah terkonfirmasi positif covid-19. Namun, dikarenakan kondisinya membaik, pihak dokter yang menanganinya membolehkan pulang, untuk di rawat dirumah dan menjalani isolasi mandiri.

Namun kemudian, beberapa hari lalu masuk kembali ke rumah sakit, karna kondisinya kembali drop, dan sempat di rawat intensif di Ruang Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging), selama tiga hari sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Saat ditanyakan media ini kemungkin faktor cormobid atau penyakit penyerta terhadap almarhum, dr Isra Firmasyah tidak menapik hal tersebut.

Dijelaskannya, cormobid itu pengertiannya tidak hanya soal penyakit, tapi faktor usia juga. Selain itu, dari pemeriksaan media, almarhum memiliki gejala diabetes, sesak nafas, dan trombosis tipe II.

Atas meninggalnya almarhum, dirinya selaku pribadi dan Direktur RSUDZA mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggal, seraya memohonkan agar Allah menempatkan almarhum disisi terbaikNya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

Exit mobile version