Home News Kepengurusan PII Aceh Periode 2020-2023 Dilantik
News

Kepengurusan PII Aceh Periode 2020-2023 Dilantik

Share
Ketua umum pusat PII, Heru Dewanto, saat melantik dan mengukuhkan kepengurusan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) provinsi Aceh. (ist)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Kepengurusan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh, periode 2020-2023, dilantik dan dikukuhkan, oleh DR Ir Heru Dewanto, M.EngSc, yang merupakan ketua umum pusat organisasi tersebut.

Dalam pelantikan dan pengukuhan yang berlangsung disalah satu hotel di Banda Aceh, Jumat, 10 Januari 2020, hadir sejumlah undangan dari jajaran kepala SKPA, dan sejumlah rektor universitas di provinsi ujung pulau sumatera.

Ketua PII Aceh terpilih, Prof Samsul Rizal, usai pelantikan, menyampaikan, kepengurusan organisasi ini, banyak diisi oleh beragam kalangan, yang bekerja di berbagai bidang dan profesi.

Menurut Samsul Rizal, yang juga merupakan Rektor Universitas Syiah Kuala tersebut, mengatakan, Aceh, sebagai provinsi yang memiliki banyak potensi SDA, berupa energi, minyak dan gas, sangat dibutuhkan peran besar dan kontribusi insinyur di provinsi ini untuk mengelolanya.

Disamping SDA, Provinsi Aceh juga memiliki banyak sarjana dan tenaga ahli diberbagai bidang disiplin ilmu teknik, dan kesemuanya rata-rata bergelar Doktor. Dan hal tersebut, merupakan sumberdaya manusia, yang harus memberikan kontribusi dan pemikirannya untuk Aceh.

Perkembangan dan dinamika global saat ini, kata Samsul Rizal, kompetensi adalah kunci untuk bersaing ditengah era disrupsi yang terus terjadi saat ini.

Universitas Syiah Kuala sendiri, sambungnya, selaku kawah candradimuka, terus mengembangkan diri untuk menghasilkan ribuan insinyur, yang akan mengisi berbagai kebutuhan nasional dan juga provinsi ini.

Sebagai kampus, secara SDM, Unsyiah lebih unggul dalam bidang keteknikan, hal ini terbukti dengan jumlah Profesor dan Doktor, saat ini lebih banyak di fakultas teknik.

Sementara itu, Ketua umum pusat Persatuan Insinyur Indonesia, DR Ir Heru Dewanto, mengatakan, UU keberadaan organisasi ini, sangat dibutuhkan peran sertanya dalam pembangunan nasional.

Keberadaan insinyur di Indonesia, saat ini diatur dalam UU Nomor 11 tahun 2014, tentang Keinsinyuran. Dan melalui regulasi tersebut, terdapat pengakuan keberadaannya tentang PII yang diakui oleh negara.

Kehadiran UU 11 2014 tersebut, merupakan hal penting bagi organisasi ini, untuk bertransformasi dan mengembangkan wadah ini, guna menyahuti perkembangan dan dinamika yang ada.

Tantangan bangsa saat ini, adalah soal pengelolaan SDM dan kompetensi. Dan keberadaan PII sebagaimana disebutkan dalam UU tersebut, harus hadir dan berperan dalam pembinaan dan pengembangan para insinyur yang ada saat ini.

“Globalisasi adalah keniscayaan yang tak dapat dihindari, dan untuk menyambutnya, teknologisasi merupakan jawaban. Dan disinilah peran insinyur untuk menjawab persoalan yang ada,” ujarnya.

PII sendiri, saat ini tengah menyiapkan big data, untuk membangun sistem, dan database kompetensi para insinyur secara nasional. “Pendataan ini penting untuk meningkatkan daya saing bangsa kedepan,” jelasnya.

“Dan akhirnya saya sampaikan, kehadiran Insinyur harus dapat mengubah peradaban bangsa ini, untuk lebih unggul dan lebih baik,” lanjut dia. (RIL)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Banyak bangunan liar, normalisasi Krueng Meureudu terkendala, Bupati Pidie Jaya : Saya harap warga bisa kerja sama

POPULARITAS.COM – Pemerintah pusat terus pacu percepatan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)...

News

Deviasi Realisasi APBA Masih 7,91 Persen, Abang Samalanga Warning Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, mengingatkan Sekretaris Daerah...

News

Teror Mencekam Makhluk Misterius di Film Korea Hope

POPULARITAS.COM – Sutradara kenamaan asal Korea Selatan Na Hong-jin kembali menghadirkan karya...

News

Optimalisasi Lahan Terdampak Bencana di Pidie Capai 90 Persen

POPULARITAS.COM – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Pidie menyebutkan realisasi program...

Exit mobile version