Home News Keppres dan Inpres Piala Dunia U-20 2021 Ditarget Rampung Akhir Juli
NewsOlahraga

Keppres dan Inpres Piala Dunia U-20 2021 Ditarget Rampung Akhir Juli

Share
Keppres dan Inpres Piala Dunia U-20 2021 Ditarget Rampung Akhir Juli
Foto ilustrasi: Siluet pekerja membersihkan bangku penonton di Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (29/6/2020). PSSI telah menetapkan enam stadion termasuk Stadion Si Jalak Harupat sebagai tempat penyelenggaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia yang akan segera di revitalisasi sesuai dengan standar FIFA oleh Kementerian PUPR. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan agar Keputusan Presiden (Keppres) dan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 bisa rampung pada akhir Juli 2020 sebelum ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa draf Keppres dan Inpres tersebut diharapkan bisa selesai pekan depan untuk kemudian dibahas bersama Sekretariat Kabinet dan sejumlah kementerian/lembaga terkait.

“Target akhir Juli selesai pembahasannya. Kalau (draf) dari kami mungkin pekan depan,” kata Gatot kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (9/7/2020) dilansir Antara.

Draf Keppres tersebut nantinya bakal menjadi dasar hukum untuk kepanitiaan nasional Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC). Sementara Inpres berisikan instruksi kepada beberapa kementerian/lembaga terkait untuk mempersiapkan berbagai fasilitas, sarana, dan prasarana demi mendukung penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang bakal digelar 20 Mei-11 Juni tahun depan itu.

Gatot menuturkan, pembuatan draf Keppres dan Inpres itu sebetulnya sudah digarap sejak akhir tahun lalu. Namun, pandemi virus corona menyebabkan penyelesaiannya menjadi terhambat.

“Sebenarnya Inpres dan Keppres itu sudah kami susun sejak Desember tahun lalu. Tetapi kemudian di Februari ada pandemi COVID-19 jadi terkendala,”

“Belum lagi ada kota yang stadionnya dipakai, ada perubahan juga. Tetapi sekarang akan kami percepat,” tutur Gatot.

Pada kesempatan terpisah, Kementerian PUPR menyatakan bahwa pihaknya belum bisa bergerak merenovasi stadion yang bakal dijadikan venue Piala Dunia U-20 2021 karena belum adanya Inpres.

Tanpa Inpres, PUPR pun belum bisa membuat rincian anggaran apapun.

“Intinya, sebelum ada Inpres kami tidak bisa berbuat apapun,” kata Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar, Ditjen Cipta Karya, Iwan Suprijanto.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas 1 Juli di Istana Negara, pemerintah telah menyepakati untuk merenovasi enam stadion yang diajukan PSSI ke FIFA. Keenam stadion tersebut adalah Satdion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion I Wayan Dipta (Bali).

Tak hanya itu, pada rapat terbatas tersebut, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Menpora Zainudin Amali sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC). Sementara untuk urusan persiapan dan pembangunan venue akan ditangani Kementerian PUPR, dan persiapan prestasi tim nasional menjadi tanggung jawab Ketua Umum PSSI.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Tiba di India, Prabowo Siap Hadiri KTT Ke-18 BRICS

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Angkatan Udara India (AFS)...

News

Wagub Aceh Kembali Tegaskan Perpanjangan Dana Otsus di Forum DPD

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mendorong agar dana...

NewsSosial dan Budaya

Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda Sebut Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh

POPULARITAS.COM – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, menegaskan bahwa kuliner bukan...

KriminalitasNews

Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Banda Aceh

POPULARITAS.COM – Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap tiga pria...

Exit mobile version