Home News KLHK: Kerusakan Hutan Bakau di Indonesia Capai 18 Persen
News

KLHK: Kerusakan Hutan Bakau di Indonesia Capai 18 Persen

Share
KLHK: Kerusakan Hutan Bakau di Indonesia Capai 18 Persen
Warga menanam tanaman bakau atau mangrove di Gampong Lam Duron, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Selasa (4/8/2020). Penanaman bakau dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia. ANTARA/M Haris SA
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KSDAE-KLHK) Wiratno menyebutkan bahwa kerusakan hutan bakau atau mangrove di Indonesia mencapai 18 persen dari total luas 3 juta hektare (ha).

“Penyebab kerusakan hutan mangrove bermacam-macam, ada yang dijadikan tambak udang, penebangan liar, hingga dijadikan perkebunan sawit,” kata Wiratno di Aceh Besar, Provinsi Aceh, Selasa (4/8/2020) dilansir Antara.

Wiratno berada di Aceh Besar dalam rangka menghadiri penanaman tanaman bakau dalam rangka peringatan Hari Mangrove se-Dunia 2020 di Lamduron, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

Padahal, kata mantan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Leuser itu, hutan mangrove memiliki fungsi penting dalam ekosistem di pesisir.

Selain pencegahan abrasi dan penetralisir air laut, kata dia, hutan mangrove juga peredam tsunami.

Di samping itu, ekosistem hutan bakau memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat, seperti adanya udang, ikan, kepiting, dan lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Kami juga melakukan restorasi atau pemulihan hutan mangrove mencapai 1.000 hektare setiap tahunnya. Namun, butuh peran serta masyarakat ikut terlibat dalam pemulihan hutan mangrove tersebut,” kata Wiratno.

Oleh karena itu, KLHK terus mendorong masyarakat, terutama yang berada di pesisir membuat dan mengembangkan hutan-hutan mangrove yang berkelanjutan.

“Kalau hutan mangrove rusak, yang rugi masyarakat. Karena itu, kami terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya keberadaan hutan mangrove,” demikian Wiratno.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Tuding demo BEM UI untuk menjarah, Dokter Ayu dipecat dari Klinik First Care

POPULARITAS.COM – Manajemen Klinik First Care, akhirnya memberhentikan dr Ayu Bopha Devi...

News

Aroma kuah kari dan Shalawat Rasul untuk tanah Japakeh yang ingin bangkit

POPULARITAS.COM – Aroma kari menguar lebih dulu, jauh sebelum tenda-tenda itu tampak...

News

Dinilai tak layak, BGN tutup 2 ribu dapur MBG 

POPULARITAS.COM – Sebanyak lebih dari 2.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, ditutup...

News

Komunitas pegiat sejarah dan budaya berduka, Piet Rusdi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh meninggal dunia

POPULARITAS.COM – Komunitas pegiat sejarah dan budaya Aceh, Piet Rusdi meninggal dunia....

Exit mobile version