Home News Komisi II Bakal Pertanyakan Alasan Pemerintah Keluarkan PP 77/2019
News

Komisi II Bakal Pertanyakan Alasan Pemerintah Keluarkan PP 77/2019

Share
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung (kanan) bersama Ketua Komite I DPD Teras Narang (tengah), anggota DPRD Kabupaten Wonosobo Suwondo (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi di Media Center MPR/DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (14-11-2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Komisi II DPR RI akan menanyakan alasan pemerintah yang mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 Tahun 2019 tentang Pencegahan Tindak Pidana Terorisme dan Pelindungan terhadap Penyidik, Penuntut Umum, Hakim, dan Petugas Pemasyarakatan.

“Intinya kami ingin setiap peraturan itu lahir peraturan yang menyejukkan yang bisa menjaga iklim kondusif, tidak kemudian mengundang kontroversi, apalagi di tengah masyarakat,” kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 25 November 2019.

Terkait dengan keluarnya PP tersebut, kata Ahmad Doli Kurnia, Komisi II DPR akan mendalami dengan meminta penjelasan kementerian/lembaga yang menjadi mitra kerjanya.

Menurut dia, Komisi II akan memanggil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) untuk meminta penjelasan terkait keluarnya PP tersebut.

“Apalagi tindak lanjutnya adalah di terbitkan SKB yang diinisiasi oleh Men-PAN RB. Oleh karena itu, kami akan mengundang secara khusus Menpan RB dan Mendagri. Untuk Mendagri sudah dijadwalkan tanggal 28 November mungkin ini akan jadi salah satu yang akan kami angkat,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan meminta penjelasan terkait dengan lahirnya poin-poin dalam PP yang kontrovesial, seperti disebutkan orang yang berpenghasilan rendah berpotensi terpapar radikalisme.

Menurut dia, jangan sampai isi PP tersebut terindikasi bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM) sehingga ada beberapa definisi di dalamnya yang perlu dimintai penjelasannya.

“Saya yakin Presiden akan bisa mendengarkan itu. Kita berharap kalau banyak masukan dari masyarakat untuk merevisi PP, itu saya kira nanti Pemerintah akan mendengarkan,” katanya.

Doli mempertanyakan sejauh mana urgensinya PP tersebut diterbitkan karena perlu ditanyakan apakah sudah dilakukan dialog dengan kelompok masyarakat sebelum PP tersebut dibuat.

Ia menilai terbitnya PP dan SKB tidak harus disertai tindakan-tindakan yang berlebihan dan represif, apalagi ada tenggat waktu untuk uji publik terhadap PP.

“Saya kira nanti akan banyak masukan terhadap terbitnya dua peraturan ini. Saya kira pemerintah juga bisa terbuka menerima masukan dan melanjutkan dengan dialog. Jika masukan itu positif, Presiden Jokowi akan terbuka untuk revisi,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah mengeluarkan PP Nomor 77 tahun 2019 tentang Pencegahan Tindak Pidana Terorisme dan Pelindungan terhadap Penyidik, Penuntut Umum, Hakim, dan Petugas Pemasyarakatan yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 12 November 2019 oleh Presiden Joko Widodo.

PP 77 tahun 2019 diudangkan oleh Menkumham Yasonna H. Laoly pada tanggal 13 November 2019 di Jakarta.* (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Survei Kemenkes: Percobaan Bunuh Diri Anak Remaja Naik 2,7 Kali Lipat

POPULARITAS.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan adanya peningkatan...

InternasionalNews

Malaysia Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Pilot Selundupkan Narkoba ke RI

POPULARITAS.COM – Kepolisian Malaysia menangkap enam pria yang diduga terlibat dalam sindikat...

HukumNews

2 Anggota Bais TNI Lolos dari Pemecatan Kasus Air Keras Kontras

POPULARITAS.COM – Dua anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang menjadi terdakwa...

News

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama menyalurkan bantuan tahap II sebesar Rp11,628 miliar untuk...

Exit mobile version