POPULARITAS.COM – Korban meninggal akibat insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2 bertambah menjadi 3 Orang, menyusul meninggalnya Muhammad Zulfikar, yang mengembuskan nafas terakhir pada Rabu, 1 Juli 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Pasien meninggal setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah satu korban insiden KMP Aceh Hebat 2.
“Atas nama Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kami berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan.
PT ASDP menegaskan sejak insiden KMP Aceh Hebat 2 terjadi pada 12 Juni 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, perusahaan berkomitmen memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan keluarga korban memperoleh pendampingan.
Perusahaan menyebut telah berkoordinasi dengan rumah sakit serta berbagai instansi terkait dalam proses penanganan korban. Pendampingan juga diberikan kepada keluarga, mulai dari masa perawatan hingga proses pemulangan jenazah dan pemakaman.
Selain fokus pada penanganan korban, ASDP menyatakan terus mendukung proses investigasi yang dilakukan instansi berwenang. Perusahaan juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek operasional sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan dalam layanan penyeberangan.
Menurut Andri, peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar keselamatan.
“Kepergian almarhum menjadi duka bagi kami semua. Manajemen ASDP berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada keluarga yang terdampak serta memastikan setiap langkah perbaikan yang diperlukan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab kami kepada masyarakat,” katanya.

Leave a comment