Home News Lagi, 19 nelayan Aceh ditangkap di Thailand
News

Lagi, 19 nelayan Aceh ditangkap di Thailand

Share
Thailand kembali menangkap 19 nelayan Indonesia asal Aceh. (Ist)
Share

POPULARITAS.COM – Thailand kembali menangkap 19 nelayan Indonesia asal Aceh karena memasuki wilayah berjulukan Negara Gajah Putih itu.

Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek mengatakan, 19 nelayan ini ditangkap oleh aparat keamanan Thailand saat melakukan patroli di perairan negaranya.

“Mereka ditangkap kapal patroli maritim di perairan berjarak 38 mil laut (70 kilometer) sebelah barat Phuket, pada Kamis (27/1/2022) sore, sekitar pukul 16.00 waktu setempat,” kata Miftach dalam keterangannya, Senin (31/1/2022).

Kata Miftach, 19 nelayan itu masing-masing menumpangi kapal KM Sinar Makmur 25 GT dengan 14 ABK dan KM Bahagia 7 GT dengan 5 ABK. Kedua kapal ini berasal dari Idi, Aceh Timur.

“Mereka ditangkap karena masuk wilayah perairan Thailand, karena tidak tahu batas,” ujarnya.

Miftach menambahkan bahwa Panglima Laot telah melaporkan soal penangkapan itu ke Pemerintah Aceh dan pusat. Dia meminta pemerintah ikut mengadvokasi agar para nelayan ini dibebaskan.

“Panglima Laot melaporkan kepada Pemerintah Aceh dan pusat melalui DKP Aceh dan PSDKP,” ujar Miftach.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

Exit mobile version