Home News Lima bulan gaji tak dibayar, petugas Pasar di Banda Aceh ngadu ke anggota dewan
News

Lima bulan gaji tak dibayar, petugas Pasar di Banda Aceh ngadu ke anggota dewan

Share
Lima bulan gaji tak dibayar, petugas Pasar di Banda Aceh ngadu ke anggota dewan
Petugas pasar di Banda Aceh mengadu ke DPRK perihal gaji mereka tak di bayar. Foto: HO | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Sejumlah petugas Pasar Aceh dan Pasar Al-Mahirah mengadu ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh akibat gaji yang belum dibayar hingga lima bulan terakhir.

Adapun petugas pasar terdiri dari satgas, cleaning service, dan petugas parkir. Mereka disambut anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi Gerindra, Teuku Arief Khalifah. “Terkait hak mereka yang belum mendapatkan pembayaran selama rentang waktu tiga sampai lima bulan oleh UPTD Pasar Kota Banda Aceh,” kata Teuku Arief Khalifah dalam keteranganya, Selasa (31/12/2024)

Arief menyayangkan, terkait gaji petugas pasar hingga kini belum dibayar dan meminta Pj wali kota untuk dapat menyelesaikan permasalahan para petugas pasar yang belum menerima honor dan hak mereka.

“Seperti pasar Al Mahira Lamdingin yang menunggak pembayaran sampai tiga bulan dan petugas Pasar Aceh yang hampir lima bulan tidak mendapatkan haknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arief menyampaikan Pemko Banda Aceh harus dapat melindungi hak-hak para pekerja dan tidak semena-mena terlebih ketika menghadapi persoalan hak dan pendapatan.

Oleh karena itu, Arif menilai tentu ini permasalahan serius. Sebab, penarikan retrubusi dan kewajiban lainnya dari para pedagang berjalan seperti biasanya.

Arif menjelaskan, dengan pendapatan dari pasar kepada UPTD yang mengurusi pasar memang harus dipertanyakan bagaimana keadaan tidak mampu membayar petugas ini bisa terjadi. “Apalagi sistem BLUD yang menggunakan retribusi pasar untuk operasional pasar secara mandiri ini memerlukan kejelasan dalam pertanggung jawaban,” ujarmya.

Disamping itu, Arief mendesak Pj wali kota Banda Aceh untuk turun tangan langsung dan memanggil dinas terkait guna mengurai akar masalah.  Dia juga meminta Ph wali kota untuk segera menyelesaikan masalah tersebut agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga. “Bisa di bayangkan lima bulan terus bekerja dan bertanggung jawab terhadap operasional Pasar tanpa di bayar,” pungkasnya.

Share
Tulisan Terkait
News

Banyak bangunan liar, normalisasi Krueng Meureudu terkendala, Bupati Pidie Jaya : Saya harap warga bisa kerja sama

POPULARITAS.COM – Pemerintah pusat terus pacu percepatan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS)...

News

Deviasi Realisasi APBA Masih 7,91 Persen, Abang Samalanga Warning Plt Sekda Aceh

POPULARITAS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, mengingatkan Sekretaris Daerah...

News

Teror Mencekam Makhluk Misterius di Film Korea Hope

POPULARITAS.COM – Sutradara kenamaan asal Korea Selatan Na Hong-jin kembali menghadirkan karya...

News

Optimalisasi Lahan Terdampak Bencana di Pidie Capai 90 Persen

POPULARITAS.COM – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Pidie menyebutkan realisasi program...

Exit mobile version