POPULARITAS.COM – Sebanyak lima korban banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2025 hingga kini masih dinyatakan hilang.
“Pascabanjir, masih ada lima korba belum ditemukan,” kata Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir, Kamis (5/2/2026).
Muntasir menyebutkan, banjir besar tersebut mengakibatkan 246 orang meninggal dunia dan 2.127 orang mengalami luka-luka.
Selain itu, kelompok rentan yang terdampak terdiri atas 1.433 ibu hamil, 9.525 balita, 6.895 lansia, serta 513 penyandang disabilitas. Dari total korban meninggal dunia, terdapat satu kepala sekolah, satu guru, dua tenaga kependidikan, dan tiga siswa.
Hingga kini, sebanyak 33.261 warga masih bertahan di tenda pengungsian. Secara keseluruhan, jumlah warga terdampak mencapai 433.064 jiwa atau 124.549 kepala keluarga.
Kerusakan akibat banjir tercatat cukup luas. Sebanyak 9.707 rumah mengalami rusak berat, 26.398 rusak sedang, dan 62.890 rusak ringan.
Pada sektor pertanian, luas sawah yang mengalami puso mencapai 11.929 hektare, sedangkan tambak terdampak seluas 10.660,78 hektare.
Infrastruktur juga mengalami kerusakan signifikan. Tercatat 78 titik tanggul jebol, 59 jembatan rusak berat, dan 10 jembatan rusak ringan.
Pada sektor layanan publik, lima Puskesmas dilaporkan rusak berat dan 14 rusak sedang. Sementara itu, Puskesmas pembantu tercatat 61 unit rusak berat dan 20 unit rusak ringan.
Kerusakan juga terjadi pada rumah ibadah, yakni 124 unit rusak berat, 19 unit rusak sedang, dan 121 unit rusak ringan.

Leave a comment