Home Internasional Lima Pemain Timnas Wanita Iran Dapat Suaka di Australia
InternasionalSepakbola

Lima Pemain Timnas Wanita Iran Dapat Suaka di Australia

Share
Pemerintah Australia memberikan visa suaka kepada lima pemain tim nasional sepak bola perempuan Iran yang sedang mengikuti Piala Asia Wanita 2026. Poto : HO
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Australia memberikan visa suaka kepada lima pemain tim nasional sepak bola perempuan Iran yang sedang mengikuti Piala Asia Wanita 2026.

Keputusan ini diambil karena para pemain tersebut dikhawatirkan menghadapi hukuman jika kembali ke Iran setelah menolak menyanyikan lagu kebangsaan negaranya sebelum pertandingan.

Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke mengatakan pemerintah telah memberi tahu kelima pemain itu bahwa mereka dipersilakan tinggal di Australia dan dijamin keselamatannya. “Mereka dipersilakan tinggal di Australia. Mereka aman di sini dan seharusnya merasa seperti di rumah,” kata Burke dalam konferensi pers pada Senin, dikutip dari Al-Jazeera, Selasa (10/3/2026).

Lima pemain yang mendapat visa suaka tersebut adalah kapten tim Zahra Ghanbari, gelandang Fatemeh Pasandideh, Zahra Sarbali Alishah, Mona Hamoudi, serta bek Atefeh Ramezanizadeh. Sementara anggota tim Iran lainnya masih berada di sebuah hotel di kawasan Gold Coast selama mengikuti turnamen Piala Asia Wanita 2026.

Kontroversi bermula ketika para pemain Iran berdiri diam tanpa menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan pertama melawan Korea Selatan. Tindakan itu menuai kritik keras dari seorang komentator televisi pemerintah Iran yang menyebutnya sebagai “puncak ketidak-hormatan”.

Situasi ini juga menarik perhatian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia mengaku telah berbicara dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengenai kondisi sensitif yang dihadapi tim tersebut, bahkan sebelumnya mendesak agar Australia memberikan suaka kepada para pemain.

Tim Iran sendiri akhirnya tersingkir dari turnamen setelah kalah dari Filipina pada laga terakhir fase grup. Di tengah ketegangan politik dan perang yang sedang berlangsung di Iran, sejumlah organisasi sepak bola internasional menyatakan kekhawatiran atas keselamatan para pemain yang dicap sebagai “pengkhianat di masa perang”.

Sejumlah organisasi pembela pencari suaka di Australia menyebut keputusan pemerintah sebagai langkah kemanusiaan yang penting. Mereka menilai kebijakan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap risiko serius yang dapat dihadapi para pemain jika dipaksa kembali ke Iran

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Bukan Cuma Prancis, 8 Negara Eropa Ini Ikut Dilanda Demo

POPULARITAS.COM – Gelombang demo Prancis pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) berlangsung...

InternasionalNews

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

POPULARITAS.COM – Wali Kota Aulnoye-Aymeries, Prancis, Bernard Baudoux, dipukuli pemukim Israel saat...

InternasionalNews

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

POPULARITAS.COM – Rumor mengejutkan sempat menghebohkan dunia maya setelah beredar kabar mengenai...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

Exit mobile version