Home News Lima rumah di Bener Meriah hangus terbakar
News

Lima rumah di Bener Meriah hangus terbakar

Share
Lima rumah di Bener Meriah hangus terbakar. Foto: lintasgayo
Share

POPULARITAS.COM – Kebakaran di Kampung Ponok Ulung, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (4/1/2024), menghanguskan lima rumah kontrakan dan kebun kopi milik, Aisyah yang tercatat sebagai warga Kampung Purwosari, Kecamatan Bandar.

“Jadi, pemilik punya rumah kontrakan di Ponok Ulung, yang terbakar tadi siang,” kata Kalak BPBD Bener Meriah, Safriadi, dikutip dari beritasatu.com, jaringan popularitas.com, Kamis (4/1/2024).

Untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan lima unit Damkar dibantu dengan water canon milik Sat Brimob serta satu unit mobil tangki air.

“Api juga terimbas ke perkebunan kopi milik warga lainnya,” kata Safriadi.

Atas kejadian itu, pemilik rumah atas nama Aisyah sempat dilarikan ke Puskesmas karena pingsan saat melihat rumah kontrakannya itu terbakar.

Safriadi menyebutkan, rumah kontrakan tersebut selama ini ditempati oleh Junaidi, Anwar, Rahmadi, Masnarika, dan Abdul Wahab. “Mereka yang menyewa kontrakan tersebut, namun saat kejadian kondisi rumah itu kosong,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version