Home News Lima Rumah Sakit di Wilayah Terdampak Banjir Belum Beroperasi
News

Lima Rumah Sakit di Wilayah Terdampak Banjir Belum Beroperasi

Share
Prajurit TNI membantu membersihkan RSUD Aceh Tamiang.
Share

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, mengungkapkan hingga pekan kedua pascabanjir besar yang melanda Aceh, dua rumah sakit pemerintah masih belum bisa beroperasi penuh, yaitu RSUD Aceh Tamiang dan RSUD Sultan Abdul Aziz di Aceh Timur.

Selain itu, tiga rumah sakit swasta, yakni RS Pertamina Rantau, RS Umi Langsa, dan RS Prima Inti Medical di Aceh Utara, juga belum beroperasi akibat kerusakan berat dan putusnya akses.

“Kita masih menganggap RSUD Aceh Tamiang belum beroperasi karena baru IGD saja yang berjalan. Hampir semua alat kesehatannya tenggelam semua, tapi saya tidak bisa katakan apakah masih bisa digunakan atau tidak,” kata Ferdiyus saat Konferensi pers di Media Center Posko Tanggap Darurat di Kantor Gubernur Aceh, Senin, 8 Desember 2025.

Ferdiyus juga melaporkan bahwa layanan kesehatan tingkat pertama turut terdampak parah. Dari 336 puskesmas yang ada di 23 kabupaten/kota di Aceh, terdapat 54 puskesmas di 7 Kabupaten/Kota yang sampai saat ini belum bisa beroperasi.

Ia menambahkan, sebagian puskesmas tersebut mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir, sementara sebagian lainnya tidak dapat berfungsi karena akses jalan terputus dan peralatan medis masih dalam proses pembersihan maupun pendataan.

“Kami terus berkomunikasi dengan seluruh kepala dinas kesehatan kabupaten/kota untuk memastikan pelayanan dasar bisa dipulihkan secepat mungkin,” ujar Ferdiyus.

Sementara itu, Ferdiyus menjelaskan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini yakni ketersediaan ambulans, sebab banyak ambulans di wilayah paling terdampak ikut terendam bersama puskesmas.

“Di Aceh Tamiang, ada 27 atau 28 puskesmas yang tenggelam, ambulansnya juga terendam. Di Aceh Utara, 32 puskesmas semua tenggelam dan di Lhokseumawe, sebagian,” ujarnya.

Ia mengatakan lantaran banyak ambulans yang tidak berfungsi, tenaga kesehatan di lapangan terpaksa menggunakan apa pun yang tersedia, termasuk sepeda motor dan kendaraan pinjaman warga, untuk merujuk pasien atau menjangkau pengungsian.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EdukasiNews

Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia 2026-2027

POPULARITAS.COM – Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 1.000 kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia...

InternasionalNews

Korea Selatan Mulai Bersiap Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

POPULARITAS.COM – Militer Korea Selatan tengah melakukan persiapan untuk mengerahkan pasukan ke...

News

Tiga Bahasa di Pulau Simeulue jadi Warisan Budaya Nasional

POPULARITAS.COM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan Kementerian...

News

Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik,  meminta seluruh SKPA...

Exit mobile version