POPULARITAS.COM – Tim Idealis Muda dari Universitas Syiah Kuala (USK) menciptakan inovasi semir sepatu berbahan nabati dari biji karet, yang diberi nama Rubber Polish. Inovasi ini membawa tim tersebut melaju ke tahap semifinal ajang Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2025.
Tim yang beranggotakan dua mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USK, yakni Sri Yulinda Sari Waruwu dan Dara Apriani, mengusung karya berjudul “Rubber Polish: Inovasi Semir Sepatu Nabati dari Biji Karet sebagai Solusi Hilirisasi Limbah Perkebunan yang Terabaikan untuk Pengembangan Industri Kimia Nasional.
Ketua tim, Sri Yulinda Sari Waruwu, mengatakan Indonesia merupakan produsen karet terbesar kedua di dunia. Ini menjadi potensi besar dalam sektor perkebunan.
“Namun, pemanfaatan biji karet sebagai hasil sampingan masih minim, padahal mengandung minyak nabati yang dapat diolah menjadi bahan dasar bioproduk dan kosmetik alami,” kata Sri Yulinda, Selasa, (14/10/2025).
Berangkat dari kondisi tersebut, Tim Idealis Muda mengembangkan Rubber Polish dengan prinsip Green Chemistry yang mengedepankan bahan alami, ramah lingkungan, dan minim limbah. Produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif semir sepatu yang aman bagi pengguna sekaligus bernilai ekonomi tinggi.
Sri menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya berfokus pada aspek estetika, tetapi juga pada pemberdayaan hasil perkebunan lokal. Rubber Polish yang dirancang bukan hanya untuk mempercantik sepatu, tetapi juga untuk memberi nilai ekonomi pada limbah biji karet yang sebelumnya terabaikan.
Dalam pengembangannya, tim menggunakan pendekatan Value Proposition Canvas (VPC) untuk memastikan produk sesuai dengan kebutuhan pasar. Mereka juga memetakan berbagai keunggulan seperti aroma yang tidak menyengat, efek kilap alami, dan kemasan ramah lingkungan.
Produk tersebut telah melalui uji kelayakan oleh sejumlah dosen lintas bidang di USK, di antaranya Binawati Ginting, Khairun Amala, Cut Meurah Rosnelly, Fakhri Ramadhan, dan Abrar Muslim. Hasil pengujian menunjukkan Rubber Polish memenuhi kriteria inovasi, keamanan, dan ketahanan sebagai semir sepatu ramah lingkungan.
Anggota tim, Dara Apriani, menambahkan bahwa inovasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem hilirisasi hasil perkebunan. Melalui Rubber Polish, mereka ingin menunjukkan bahwa hilirisasi mampu mengubah limbah menjadi peluang bernilai.
Tim Idealis Muda, kata dia, berharap inovasi Rubber Polish dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam membangun industri hijau berkelanjutan.

Leave a comment