Home News Mahfud MD Jelaskan Soal RI Tak Ikut Campur Urusan Muslim Uighur
News

Mahfud MD Jelaskan Soal RI Tak Ikut Campur Urusan Muslim Uighur

Share
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memberikan pandangannya pada Bincang Millenial bersama Mahfud MD, di Jakarta, Senin (15/4/2019). Dalam acara tersebut Mahfud MD mengajak para generasi millenial menggunakan hak pilihnya pada Pemilu yang diselenggarakan 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama.
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tak akan mencampuri masalah kekerasan pemerintah China terhadap muslim Uighur di Provinsi Xinjiang. Menko Polhukam Mahfud Md menjelaskan maksud pernyataan tersebut.

“Pak Moeldoko bilang kita tak ikut campur, saya bilang juga tak ikut campur, tapi kita diplomasi lunak. Diplomasi lunak itu artinya bicara apa, tidak langsung ikut campur,” kata Mahfud usai menghadiri Open House di kediaman Menkominfo, Jhonny G Plate, Jalan Bango I, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019.

Mahfud menjelaskan, diplomasi lunak itu bukan berarti RI tak melakukan apa-apa. Pemerintah tetap melakukan langkah-langkah seperti memanggil Duta Besar China untuk membahas masalah tersebut.

“Kalau ikut campur kan langsung berhadapan. Ini tak ikut campur ya. Kita lunak saja seperti saya panggil Dubesnya (China untuk Ri). Gimana, oke Indonesia tak akan intervensi. Sama persis kok kalimat saya dengan Pak Moeldoko,” ucapnya.

Moeldoko sebelumnya mengatakan pemerintah RI tak ikut campur dalam masalah Uighur karena masing-masing negara memiliki kedaulatan. Dia mengatakan hal itu juga sudah menjadi standar hubungan internasional.

“Jadi pemerintah RI tidak ikut campur dalam urusan negara China mengatur dalam negeri. Itu prinsip-prinsip dalam standar hubungan internasional,” kata Moeldoko.

Sumber: detik

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

Exit mobile version