Home News Mahkamah Agung RI kabulkan kasasi CV Ingat Mati terhadap Pemkab Aceh Tamiang
News

Mahkamah Agung RI kabulkan kasasi CV Ingat Mati terhadap Pemkab Aceh Tamiang

Share
Mahkamah Agung RI kabulkan kasasi CV Ingat Mati terhadap Pemkab Aceh Tamiang
Gedung Mahkamah Agung (MA). Foto: Sindonews
Share

POPULARITAS.COM – CV Ingat Mati, memenangkan gugatan terhadap Pojka IV Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Taming. Lewat putusannya bernomor Nomor 1210 K/Pdt/2023 tanggal 15 Juni 2023, Mahkamah Agung RI, lembaga yudikatif tertinggi di Republik itu, menerima permohonan kasasi perusahaan itu.

Risalah tentang permohonan CV Ingat Mati sendiri, telah diterima perusahaan itu lewat Juru Sita Pengadilan Negeri Kuala Simpang, tertanggal 25 Juli 2023.

Masyur Syakban dari CV Ingat Mati, dalam keterangannya kepada popularitas.com, Selasa (1/8/2023) mengatakan, dengan telah diterimanya kasasi yang diajukan pihaknya, maka secara otomatis putusan tersebut membatalkan putusan banding dari Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh.

baca juga : Majelis Hakim PN Kuala Simpang kabulkan gugatan CV Ingat Mati

Karna itu, katanya lagi, pihaknya berharap, dalam hal ini, tergugat I yakni Pokja IV, tergugat II Pengguna Anggaran Dinas Dayah Aceh Tamiang, Tergugat III Kuasa Pengguna Anggaran Dinas Dayah Aceh Tamiang dan turut tergugat yakni APIP, untuk menjalankan putusan Mahmakah Agung RI.

Pihaknya sendiri, kata Masyur lagi, dalam proses penuntutan ini mengajukan ganti rugi senilai Rp150 juta. Sebab, CV Ingat Mati merasa dirugikan secara hukum dan juga materiil terkait dengan lelang pekerjaan yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Tamiang pada 2021 lalu.

Mewakili perusahaan, sebut Masyur, pihaknya menyatakan terimakasih kepada Mahkamah Agung RI, yang telah mengadili perkaran yang digugat pihaknya dengan seadil-adilnya. Sehingga, kasus ini berkekuatan hukum tetap dan dapat dijadikan landasan untuk menyelesaikan perkara yang dituntut pihaknya.

Kemenangan gugatan yang dilakukan pihaknya ini, tukas Masyur lagi, jadi peingat kepada para Pokja di kabupaten dan kota di Aceh dan juga di pemerintah Aceh, untuk tidak main-main dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya saat melakukan tender jasa kontruksi.

Hal ini juga, jadi momentum terbaik bagi dunia jasa usaha kontruksi di Aceh, untuk berani melakukan upaya hukum jika mendapati pihak-pihak terkait melakukan upaya sewenang-wenang dalam tender di tubuh pemerintahan, demikian Masyur Syakban.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version