Home News Makmur Budiman Dipastikan Akan Ditetapkan Aklamasi Ketua Kadin Aceh
News

Makmur Budiman Dipastikan Akan Ditetapkan Aklamasi Ketua Kadin Aceh

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) –  Makmur Budiman satu-satunya bakal calon Kadin Aceh yang mengembalikan formulir pada panitia penyelenggara Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Aceh. Makmur dipastikan akan terpilih secara aklamasi.

Ketua Steering Committee (SC) Musprov Kadin Aceh, Muhammad Mada mengatakan, hanya terdapat satu orang bakal calon Kadin Aceh yang mengembalikan formulir, melengkapi syarat, dan membayar uang pendaftaran sebagai mana yang telah disepakati.

“Persiapan Musprov sudah rampung 90 persen, kegiatan ini akan dibuka di Anjong Mon Mata pada 18 Juni 2019 malam,” kata Muhammad Mada, Sabtu 15 Juni 2019.

Dia menjelaskan, bakal calon yang sudah mengembalikan formulir itu nantinya akan dibawa ke Dewan Pertimbangan Kadin Aceh. Di sana, bakal calon akan disidang dan kemudian disahkan sebagai calon.

“Setelah disahkan akan diserahkan ke forum musyawarah dan dibahas oleh kabupaten/kota dan peserta lainnya termasuk peninjau, kemudian dilakukan penjaringan, berhubung calon cuma satu maka akan disahkan secara aklamasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga turut menyesalkan adanya pihak-pihak yang menyerang panitia terkait persoalan persyaratan bagi bakal calon ketua Kadin Aceh, untuk menyetor uang pendaftaran sebesar Rp750 juta.

Menurutnya, dalam Anggaran Dasar organisasi Kadin, dibenarkan setiap kandidat untuk memberi kontribusi penyelenggaraan acara. Ia menyebutkan, uang yang disetor itu akan digunakan untuk keperluan Musprov.

“Jadi di mananya yang salah? Itu kan bukan uang negara,” tukasnya.

Awalnya, empat bakal calon Kadin Aceh lainnya yakni Said Isa, Nahrawi alias Awi, Azwan Amin dan Nora Indah Nita tak mengembalikan formulir hingga batas yang ditetapkan panitia, Sabtu 15 Juni 2019.

Sementara itu, Makmur Budiman, saat dimintai keterangan mengatakan, jika ditetapkan sebagai Ketua Umum Kadin Aceh, langkah pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal organisasi.

“Seandainya saya ditetapkan sebagai Ketua Umum Kadin, tahapan pertama saya lakukan awalnya konsolidasi internal pengurus Kadin sekaligus konsolidasi ke daerah-daerah. Setelah itu, kita akan bekerja melaksanakan training center dalam rangka menyiapkan tenaga kerja trampil di Aceh, juga melakukan sinergi dengan pemerintah,” pungkasnya. (ASM)

Share
Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version