Home Ekonomi Malaysia Minati Produk Perikanan Aceh
EkonomiNews

Malaysia Minati Produk Perikanan Aceh

Share
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Suruhanjaya Koperasi Malaysia, sebuah instansi kerajaan di bawah kementerian Pembangunan Usahawan Malaysia (MED), menyampaikan ketertarikannya untuk membangun hubungan kerjasama perdagangan di berbagai sektor dengan Aceh. Salah satunya, mereka tertarik untuk mengimport produk ikan Aceh yang diproduksi di Pelabuhan Lampulo.

Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Pengurus Eksekutif Suruhanjaya Koperasi Malaysia, Datuk Nordin Salleh, saat berkunjung ke Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Jumat,22 November 2019.

Nordin mengatakan, pihaknya merasa sangat akrab dengan Aceh. Selain karena sama-sama dari etnis melayu, Aceh dan Malaysia juga memiliki hubungan erat di masa lampau. Oleh sebab itu, kata dia, sudah sewajarnya pihaknya membangun hubungan kerjasama dengan Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyambut baik rencana kerjasama itu. “Apapun yang ingin tuan-tuan lakukan di sini, saya akan mempermudah urusannya,” kata Nova.

Nova mempersilakan kepada para pengusaha tersebut untuk melirik berbagai potensi yang dimiliki Aceh. Menurutnya, ketertarikan terhadap produksi ikan Aceh merupakan hal yang tepat, apalagi ikan tuna Aceh juga berkualitas terbaik.

Nova juga mempersilakan para delegasi asal Malaysia itu terlebih dahulu berkunjung ke Pelabuhan Ikan Lampulo yang dikelola oleh pemerintah Aceh. Nova meminta agar dinas terkait terus memfollow-up rencana itu.

Selain sektor perikanan, kata Nova, Aceh juga memiliki sejumlah komoditi unggulan lainnya di sektor pertanian. Pihaknya juga berkeinginan membangun kerjasama dengan Malaysia dalam rangka mengembangkan sektor tersebut.

Nova mengatakan, Aceh telah memiliki qanun yang mengatur semua lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh. Qanun tersebut menginstruksikan agar pada tahun 2022 seluruh lembaga keuangan bertransformasi menggunakan sistem syariah.

“Jadi, ini (Qanun Keuangan) membuat kita leluasa untuk bekerjasama dengan Malaysia, sebab Malaysia juga sudah banyak yang menganut sistem ekonomi Islam,” kata Nova.

Bersama Jabatan Suruhanjaya Koperasi Malaysia itu, juga ikut 14 delegasi koperasi yang aktif di Malaysia. Salah satunya, koperasi komunitas masyarakat Aceh di Malaysia, yakni Koperasi Masa Kuala Lumpur Berhad yag dipimpin oleh Datuk Mansyur Bin Usman.

Kedatangan mereka ke Aceh adalah untuk mengikuti Aceh UMKM Expo 2019 yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Di samping mengikuti Expo, mereka juga akan mempelajari sejumlah potensi yang dimiliki Aceh untuk dilakukan hubungan kerjasama.

Ikut mendampingi Plt Gubernur Aceh dalam pertemuan tersebut, antara lain, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Wildan, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Muslem Yacob dan Kepala Biro Humas dan Protokol, Muhammad Iswanto.* (RIL)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris Usai Bertemu Raja Charles

POPULARITAS.COM – Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris pada Senin 20...

NewsSosial dan Budaya

13 Nama Jalan di Aceh Barat Daya Segera Berganti

  POPULARITAS.COM –  Sebanyak 13 nama ruas jalan di Aceh Barat Daya...

InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

Exit mobile version