Home News Manajemen Hotel Grand Nanggroe beberkan penyebab PHK para pekerja
News

Manajemen Hotel Grand Nanggroe beberkan penyebab PHK para pekerja

Share
Human Resources Development (HRD), M Ali Daud. (Riska Zulfira/popularitas.com)
Share

POPULARITAS.COM – Human Resources Development (HRD) Hotel Grand Nanggroe, M Ali Daud menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan Serikat Pekerja Grand Nanggroe Hotel (SP GNH) pada Senin (25/4/2022) terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan pihak manajemen hotel.

Kabarnya, PHK yang dilakukan karena adanya laporan kinerja perusahaan, namun Ali membantah hal tersebut. Menurutnya PHK itu karena turunnya pendapatan perusahaan.

“Memang saat ini pendapatan perusahaan sangat menurun, sehingga saat ini kita masih tertunda pembayaran-pembayaran dari perusahaan kita sendiri,” kata Ali.

Menurutnya, tujuh pekerja yang dilakukan PHK itu sebelumnya sudah melalui negosiasi, namun belum menemui titik temu.

“Kalau hari ini mereka mau negosiasi kembali, silakan. Artinya nanti akan ditemukan perubahan atau perubahan yang dicapai,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menjelaskan berdasarkan Undang-undang tentang Penyelesaian Persilisihan Perburuhan, segala bentuk persilisihan tersebut memiliki cara atau prosedur tersendiri baik secara bipartif, mediasi, konsiliasi, arbitrase, atau diselesaikan di Pengadilan Hukum Internasional.

“Kami sudah melakukan penyelesaian secara bipartif sebanyak dua kali, ternyata belum ada hasil yang memuaskan di kedua belah pihak, makanya pada tanggal 22 Maret 2022 saya menyerahkan kasus ini kepada Dinas Ketenagakerjaan Kota Banda Aceh untuk diselesaikan secara hukum,” jelas Ali.

Sementara itu, menurut Ali hingga saat ini masih ada 30 anggota Serikat Pekerja yang masih bekerja di Grand Nanggroe Hotel.

“Bahkan saat ini masih ada 30 anggota serikat yang masih bekerja,” tutupnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran

POPULARITAS.COM – Amnesty International Indonesia memberikan rapor merah terhadap situasi hak asasi...

News

Perbaikan Jembatan Blang Miro-Kumbang Pidie Jaya Ditargetkan Rampung November 2026

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie Jaya mulai menangani kerusakan oprit dan badan jalan...

EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

Exit mobile version