Home News Masih terendam lumpur dan genangan air, Disdik Aceh percepat pemulihan SLB Negeri Pembina di Aceh Tamiang
News

Masih terendam lumpur dan genangan air, Disdik Aceh percepat pemulihan SLB Negeri Pembina di Aceh Tamiang

Share
Sambut HUT Damai Aceh dan Digahayu RI, DIsdik Aceh gelar lomba video reel tingkat sekolah menengah
Kadis Pendidikan Aceh, Murthalamuddin. FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – SLB Negeri Pembina di Aceh Tamiang, hingga kini belum dapat dilaksanakan kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut, dikarenakan sarana dan prasana di tempat itu masih banyak lumpur dan genangan air.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026) di Banda Aceh. “Iya, ini kita terus pacu proses pembersihan,” ujarnya.

Kesulitan dari pembersihan sekolah itu, disebabkan posisinya lebih rendah dari jalan. Jadi mudah tergenang air dan limpahan Lumpur.

Ia menjelaskan proses pembersihan terus dilakukan termasuk dengan pengerahan alat berat dan juga akan tergabung tim relawan yang akan membersihkan lumpur bekas banjir bandang yang menimbun halaman depan dan juga ruang kelas.

Menurut dia percepatan pemulihan SLB Negeri Pembina Kualasimpang juga bagian memberikan kenyamanan bagi anak-anak yang membutuhkan perlakuan khusus dibanding sekolah umum lainnya.

“Alat berat juga turut dikerahkan sekolah-sekolah yang membutuhkan penanganan ekstra akibat lumpur tebal yang menutup perkarangan sekolah dan area menuju ke sekolah,” katanya.

Murthalamuddin yang juga Juru bicara Pos Komando (Posko) Penanganan banjir dan Longsor Aceh mengatakan pihaknya juga telah membuat satu kolam penampung untuk membuang air yang mengenangi SLB Negeri Pembina Kualasimpang.

“Saat hujan air kembali mengenangi sekolah karena sekeliling sekolah masih tertimbun. Kita juga akan menambah kolam dan terus mencarikan solusi agar saat hujan sekolah tak lagi tergenang,” katanya.

Di lokasi lain dua unit alat berat juga dikerahkan membersihkan SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, Gampong Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh, Tamiang.

“Alhamdulillah untuk ruang kelas sudah beraih 80 persen dan yang terus dikerjakan saat ini juga adalah halaman dan jalan masuk masih berlumpur,” katanya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang bahu-membahu membersihkan sekolah-sekolah yang ada di Aceh Tamiang khususnya, dan seluruh sekolah terdampak sehingga anak-anak dapat menatap kembali masa depan lewat pendidikan.

Berdasarkan Laporan Pantauan data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi di Posko Terpadu Pemerintah Aceh, 10 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, sebanyak 1.025 unit Sekolah rusak terdiri dari 315 rusak ringan, 418 rusak sedang dam 292 rusak berat. Bencana banjir dan longsor terdampak di 18 Kab/Kota yang tersebar di 200 Kecamatan dan tersebar di 3.038 Gampong.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version