Home Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Masjid Haji Keuchik Leumiek, Wisata Religi Jembatan Aktifitas Bumi dan Langit
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata AcehNewsWisata

Masjid Haji Keuchik Leumiek, Wisata Religi Jembatan Aktifitas Bumi dan Langit

Share
Share

POPULARITAS.COM –  Kota Banda Aceh, yang kerap disebut Serambi Mekah, kini memiliki daya tarik religius yang memukau dengan hadirnya Masjid Haji Keuchik Leumiek. Masjid yang luas dan lapang ini telah menjadi tambahan magnet bagi masyarakat untuk beribadah dan menikmati keindahannya.

Bukan hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini menjelma menjadi ruang spiritual sekaligus destinasi wisata religi yang menawarkan pengalaman yang damai dan penuh kekaguman.

Masjid Haji Keuchik Leumiek, yang berdiri anggun di Desa Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata, kini menjadi salah satu magnet religius yang memperkaya julukan Banda Aceh sebagai Serambi Mekah. Masjid ini mulai dibangun pada pertengahan 2016 dan diresmikan pada awal 2019

Masjid Keuchik Leumik memiliki luas 34 x 22 meter. Penampakan satu kubah besar diapit empat menara mengingatkan kita akan masjid-masjid di kawasan Timur Tengah.

Dibalik megahnya struktur beton dan kubah emasnya, terdapat sosok Haji Harun seorang pengusaha sekaligus wartawan ternama di Aceh yang menjadi donatur utama pembangunan masjid.

Nama Keuchik Leumiek yang disematkan bukanlah sekadar identitas, melainkan wujud penghormatan kepada ayahanda dari Harun. Dari tangan seorang anak untuk dikenang oleh banyak umat.

“Semua benda-benda mewah itu didatangkan dari Boyalali Jawa Tengah,” ujar Harun Keuchik Leumik yang merupakan putra dari Haji Keuchik Leumik saat peresmian, lalu.

Masjid Haji Keuchik Leumiek dirancang dengan sentuhan arsitektur bergaya Timur Tengah. Kubah emasnya mencolok dari kejauhan, memantulkan cahaya matahari yang berpadu dengan ukiran kaligrafi yang halus dan elegan.

Keindahannya makin paripurna karena masjid berdiri tak jauh dari aliran sungai Krueng Aceh, sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat di Kota Banda Aceh. Pada sore hari, ketika matahari condong ke barat, bayangannya terpantul di permukaan air, menciptakan pemandangan yang menenangkan dan menghipnotis.

Di bagian depan masjid, berdiri sebuah rumah panggung khas Aceh yang didekorasi penuh kaligrafi dan ukiran. Rumah ini digunakan sebagai ruang belajar mengaji bagi anak-anak serta wadah kreativitas bagi remaja masjid. Hingga kini, tempat ini begitu hidup, menjadi ruang tumbuhnya kecintaan anak muda terhadap agama dan budaya Aceh.

Disini, pengunjung tak hanya menemukan tempat salat yang nyaman. Tersedia fasilitas seperti toilet bersih, tempat wudu luas, perpustakaan, hingga gedung kegiatan yang kerap dipakai untuk berbagai acara keagamaan mulai dari santunan anak yatim, pengajian, hingga buka puasa bersama.

Uniknya, masjid ini juga menyediakan rumah singgah. Fasilitas ini sangat membantu traveler yang kemalaman atau para musafir yang membutuhkan tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Lokasinya pun mudah dijangkau. Dari pusat Kota Banda Aceh, cukup berkendara sekitar 20 menit ke arah timur laut Kota Banda Aceh. Meski dekat kota, kawasan sekitar masjid tetap asri, dipenuhi pepohonan tinggi yang membuat suasana sejuk dan menenangkan.

Di Masjid Haji Keuchik Leumiek, aktivitas ibadah tak henti berdenyut. Ada pengajian bulanan untuk kaum pria, majelis taklim ibu-ibu, hingga kelas mengaji untuk anak-anak mulai usia balita hingga 10 tahun.

Program-program ini berjalan rapi meski masjid merupakan hibah perseorangan, menunjukkan komitmen pengelolanya dalam menjaga kebermanfaatan bagi umat.

Setiap hari, masjid ini tak pernah sepi. Warga datang bukan hanya untuk menunaikan salat, tetapi juga untuk sekadar menikmati ketenangan, membaca Al-Qur’an, atau mengabadikan momen dengan latar arsitektur masjid yang memukau. Kebersihan yang terjaga membuat para pengunjung betah berlama-lama.

Masjid Haji Keuchik Leumiek kini bukan hanya tempat ibadah ia telah menjelma menjadi destinasi wisata religi yang merekatkan spiritualitas, estetika, dan budaya.

Pengunjung yang datang merasakan keteduhan, menemukan inspirasi, sekaligus menikmati keindahan ciptaan manusia yang didedikasikan untuk sang khalik.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

Exit mobile version