POPULARITAS.COM – Pengusulan Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA oleh Gubernur Muzakir Manaf, mesti dikaji ulang. Hal tersebut menyangkut dengan riwayat pendidikan MBA yang bersangkutan. Sebab, berdasarkan pemberitaan salah satu media, Dirut PT PEMA itu diduga tak miliki rekam jejak pernah mengenyam pendidikan di University of California (UC Irvine) di Amerika Serikat.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Rekin Aceh, Munandar dalam keterangannya, Selasa 28 Juli 2026. “Jika benar yang bersangkutan bukan tamatan dari UC Irvine, tentu ini jadi persoalan dan bisa memunculkan polemik kedepannya,” katanya.
Riwayat pendidikan sangat penting, apalagi yang bersangkutan di usulkan jadi Kepala BPMA. Nah, bagaimana nanti jika hal itu terbukti dan benar Mawardi Nur bukan tamatan universitas di Amerika.
“Saya ada baca lipuran mendalam media pintoe.co. jadi, jika memang ada masalah soal itu, pengajuan Mawardi Nur bisa dikaji ulang,” tukasnya.
Sebagaimana diberitakan Pintoe.co, dalam surat Nomor 000.8.4/7869 tertanggal 6 Juli 2026, Pemerintah Aceh mengusulkan Mawardi Nur untuk melanjutkan sisa masa jabatan Kepala BPMA periode 2024–2029 menggantikan Nasri Djalal.
Namun di saat yang bersamaan, beredar CV dan tangkapan layar LinkedIn yang mencantumkan Mawardi Nur pernah menempuh program MBA di UC Irvine tahun 2016–2018. Setelah dikonfirmasi Pintoe.co, pihak UC Irvine melalui Senior Director Communications, Tom Vasich, menyatakan:
_”Our business school scoured its student and alumni databases. We have no record of anyone named Mawardi Nur attending UC Irvine.”_
Guna mengakhiri polemik itu, Munandar minta Mawardi Nur memperlihatkan ijazahnya atau dokumen akademik lainnya yang menegaskan bahwa yang bersangkutan benar alumni UC Irvine. “Saya pikir, publik berhak mengetahui persoalan ini. Sebaiknya memang di buka agar terang benderang,” tandasnya.


Leave a comment