Home Internasional May Day vs Labor Day: Perbedaan Hari Buruh Internasional dan Amerika
Internasional

May Day vs Labor Day: Perbedaan Hari Buruh Internasional dan Amerika

May Day diperingati 1 Mei secara global dengan semangat protes buruh, sementara Labor Day di AS dan Kanada jatuh September sebagai penghormatan santai.

Share
Perbedaan May Day vs Labor Day
Gambar: Ilustrasi (AI)
Share

POPULARITAS.COM – Dunia memperingati perjuangan buruh melalui May Day pada 1 Mei, sementara Amerika Serikat dan Kanada memilih Labor Day di bulan September. Perbedaan perbedaan May Day dan Labor Day ini mencakup tanggal, sejarah, dan cara perayaan.

May Day lahir dari tragedi Haymarket Affair di Chicago pada 4 Mei 1886. Saat itu, ratusan ribu buruh AS mogok massal mulai 1 Mei menuntut jam kerja 8 jam, setelah kondisi revolusi industri memaksa mereka bekerja 10-16 jam sehari.

Bentrok demonstran dan polisi di Haymarket Square menewaskan korban jiwa. Konferensi Sosialis Internasional di Paris tahun 1889 kemudian menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.

Hari ini dirayakan di lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia, Tiongkok, India, Eropa, dan Amerika Latin. Di Indonesia, 1 Mei jadi hari libur nasional mengenang hak dasar pekerja.

Labor Day di AS dan Kanada jatuh pada Senin pertama September. Perayaan pertama digelar 5 September 1882 di New York City oleh Central Labor Union, dengan parade 10.000 pekerja, piknik keluarga, dan pidato.

Baca Juga: Peringati Hari Buruh Internasional 2025, Jurnalis di Aceh kampanye stop kekerasan dan upah layak

Pada 1894, Presiden Grover Cleveland jadikan hari libur federal. Ini respons rekonsiliasi pasca-Pemogokan Pullman yang memicu kerusuhan besar.

Nuansa perbedaan May Day dan Labor Day terlihat jelas. May Day penuh demonstrasi, rapat umum, dan pawai politik untuk hak pekerja. Labor Day lebih santai: barbekyu keluarga, liburan akhir musim panas, dan pesta belanja.

Mengapa AS hindari 1 Mei? Alasan politik. Pemerintah khawatir tanggal itu kaitkan buruh dengan sosialisme dan anarkisme pasca-Haymarket Affair. September dipilih karena netral dan sudah dipraktikkan serikat buruh.

Kini, 1 Mei di AS jadi Loyalty Day atau Law Day, tapi tak sepopuler Labor Day September.

Sebelumnya, 1 Mei adalah festival musim semi kuno Eropa. Revolusi industri ubah jadi simbol perjuangan buruh global.

Kedua hari ini akui kontribusi pekerja terhadap kemakmuran. May Day via aksi Mei, Labor Day lewat penghormatan sosial September.

(Dikutip dari Beritasatu.com dan berbagai sumber terkait sejarah Hari Buruh Internasional.)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

InternasionalNews

Teheran Siapkan Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Selama 3 Hari

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kota Teheran mengumumkan rencana penyelenggaraan prosesi pemakaman untuk Ayatollah...

Exit mobile version