Home News Mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di Lampulo
News

Mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di Lampulo

Share
Petugas mengevakuasi mayat lelaki tanpa identitas di dermaga boat kawasan Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (30/11/2023). Foto: Dok. Polsek Kuta Alam
Share

POPULARITAS.COM – Sesosok mayat lelaki ditemukan mengapung di kawasan dermaga boat Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (30/11/2023).

Jasad yang belum diketahui identitasnya ini awalnya ditemukan seorang nelayan bernama Amri (38) saat membersihkan sampah di sekitar boat.

“Benar, ditemukan sekitar pukul sebelas siang tadi,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Kuta Alam, AKP Suriya, Kamis (30/11/2023).

Saat ditemukan, lanjut Suriya, korban mengenakan celana kain panjang berwarna cokelat dan kemeja putih lengan panjang bergaris-garis.

Kini jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh. Polisi juga masih berupaya untuk mengungkap identitas korban.

“Saat ditemukan kondisi jenazah tersebut telah membengkak dan tidak dapat dikenali, jadi masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version