Home Ekonomi Mengintip Peluang Bisnis Sepeda Tahun Depan
EkonomiNews

Mengintip Peluang Bisnis Sepeda Tahun Depan

Share
Dyah Erti dan Bayangkari Polda Aceh Pantau Tol Sibanceh Naik Sepeda. (ist)
Share

Bisnis sepeda menjadi salah satu bisnis yang meraup banyak keuntungan di tengah pandemi tahun ini. Sejak merebaknya Covid-19, aktivitas bersepeda menjadi marak dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah.

Bahkan, mengacu pada survei The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), penggunaan sepeda meningkat hingga 10 kali lipat atau meningkat 1.000 persen saat PSBB Jakarta, dibandingkan dengan pada Oktober 2019.

Akibatnya, banyak produsen sepeda mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada tahun 2020.

Lantas, bagaimana dengan prospek bisnis sepeda pada tahun 2021?

CEO Element Bike Indonesia, Hendra, memproyeksikan pada tahun depan bisnis sepeda masih akan menjanjikan, meski dipastikan mengalami penurunan dibanding 2020.

“Kalau menurut saya ya (bisnis) sepeda di tahun 2021 masih oke. Cuman mungkin mengalami penurunan dibanding 2020,” ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (6/11/2020).

Lebih lanjut, Hendra menyebutkan, potensi penurunan bisnis sepeda berada di rentang 30 hingga 40 persen dibanding tahun ini.

Pasalnya, kenaikan penjualan dan pendapatan sepeda pada tahun ini dinilai sangat tinggi dan jarang terjadi. Pandemi Covid-19 menciptakan pertumbuhan bisnis yang diyakini belum akan terulang dalam waktu dekat.

“Kalau saya lihat 20 tahun belum tentu lagi kelihatan begini. Ini enggak ada yang kira, enggak ada yang sangka, tahu-tahunya dateng sendiri,” katanya.

Dengan sudah munculnya tren penggunaan sepeda dalam kegiatan sehari-hari, Hendra menambahkan, prospek bisnis sepeda masih akan cukup menjanjikan pada tahun depan.

Selain itu, berbagai kebijakan pemerintah untuk mendukung pengembangan produsen sepeda lokal juga turut membantu pekembangan bisnis ini.

“Pemerintah di Agustus akhir keluarin peraturan impor sepeda harus ada kuota, jadi dibatesin, pabrik lokal dapet support. Dengan adanya pembatasan ini, barang impor jadi berkurang,” ucapnya.

Sumber: kompas

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version