Home Kesehatan Menkes Sebut Cek Kesehatan Gratis Sudah Diikuti 41 Juta Masyarakat
KesehatanNews

Menkes Sebut Cek Kesehatan Gratis Sudah Diikuti 41 Juta Masyarakat

Share
Cek Kesehatan Gratis (CKG). Poto : HO
Share

POPULARITAS.Com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa 41,89 juta masyarakat di Indonesia telah diperiksa kesehatannya melalui program cek kesehatan gratis (CKG).

Budi mengatakan, CKG adalah program terbesar di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan jumlah pendaftar mencapai 44,9 juta masyarakat.

“Kalau yang pertama, yang paling besar itu adalah program cek kesehatan gratis. Ini data yang saya lihat dua hari yang lalu, yang daftar 44 juta sekian, yang sudah diperiksa 41 juta. Jadi banyak sekali ini ya,” kata Budi di kantor Kemenkes, Jumat (17/10/2025).

Budi juga menyampaikan bahwa Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono diberikan kepercayaan untuk mengemban tugas mengawasi program CKG. Dante menyampaikan, cara untuk meningkatkan angka harapan hidup adalah dengan mengidentifikasi penyakit-penyakit yang menyebabkan angka kematian terbesar.

“Jadi caranya gimana supaya angka kematian terbesar ini, seperti jantung, stroke, diabetes, hipertensi, itu diobati? Adalah dengan melakukan deteksi ini sebelum orang itu jatuh pada komplikasi,” kata Dante.

Dengan dasar itu, kata Dante, cek kesehatan gratis dibentuk oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk mendeteksi dini penyakit sebelum terjadinya komplikasi. “Cek kesehatan gratis itu diinisiasi oleh Bapak Presiden,” kata dia.

Ia memaparkan, jumlah masyarakat yang telah dilayani CKG paling banyak berada di daerah Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Banten. Temuan masalah kesehatan dari CKG juga beragam tergantung usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak prasekolah, hingga lansia.

“Untuk usia sekolah, ternyata gigi bermasalah. Kemudian satu lagi, aktivitas fisik yang kurang, juga bermasalah pada anak-anak sekolah. Ini yang harus kita perhatikan,” tutur Dante.

Dante menyebut, aktivitas fisik yang kurang ini akan membuat anak menderita body disease yang berisiko obesitas. “Ini satu sisi anak-anak ada yang stunting, satu sisi yang lainnya anak-anak yang obesitas, terutama di kota-kota besar,” ucap dia.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version