Home News Menyoroti pola kerja UKPBJ Setda Pidie Jaya yang kerap batalkan tender
News

Menyoroti pola kerja UKPBJ Setda Pidie Jaya yang kerap batalkan tender

Share
Share

POPULARITAS.COM – Praktik pembatalan proses tender proyek pembangunan daerah oleh Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPB) setempat, saat memasuki tahapan pemenang sudah berlangsung dari tahun ke tahun.

Data yang dihimpun popularitas.com, sejak tahun 2022 hingga 2025, UKPBJ Pidie Jaya di bawah kepemimpinan Bahagia, tercatat sedikitnya telah melakukan pembatalan tender sekira lima paket proyek yang dibiayai APBK setempat.

Kebanyakan lelang proyek tahun 2022-2024 yang dibatalkan saat memasuki tahapan penetapan pemenang itu berdasarkan adanya surat permintaan pembatalan dari Dinas pemilik pekerjaan terkait.

Namun berbeda dengan mekanisma pembatalan tender proyek tahun 2025 berupa paket “penimbunan ruang terbuka publik Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya” dengan pagu anggaran  Rp. 2.472.587.000 itu Dipa Dinas Pekerjaan Umum itu. Lelang proyek tersebut dibatalkan secara sepihak oleh UKBPJ tanpa adanya surat dari pengguna anggaran.

Tender-tender yang dibatalkan dari 2022-2024 berdasarkan adanya surat permintaan batal tender dari PA itu seperti halnya tender proyek “Optimalisasi/Pematangan Lahan Komplek Makam Tgk. Akhmad Khatib Langgien” dengan pagu anggaran Rp 500.440.111 tahun anggaran 2022 lalu.

Pembatalan tender proyek dengan anggaran Rp setengah miliar itu berbuntut panjang. Di mana CV. Surya Wahana Gasindo yang tercatat sebagai perusahaan penawar terendah dengan nilai tawaran Rp 381.014.028 atau dengan besaran saving/penghematan anggaran Rp 119 juta saat itu mengajukan protes keras dalam bentuk surat yang ditujukan ke Kepala UKPBJ Pidie Jaya.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ) Bahagia, saat itu berkilah, pembatalan tender proyek makam ulama itu dibatalkan berdasarkan surat permintaan pembatalan dari Pengguna Anggaran (PA) atau Kepala Dinas Pendidikan setempat pada tahun 2022 lalu

“PA (Kepala Dinas Pendidikan) mengirim surat pembatalan ke kami (UKPBJ), kami telusuri, ada kesalahan RAB pada HPS dari dinas. Sehingga tender ini harus dibatalkan,” kata Bahagia, sebagaimana diberitakan popularitas.com pada 18 April 2022 lalu, dengan judul artikel https://popularitas.com/berita/pokja-pbj-pijay-batalkan-tender-paket-optimalisasi-makam-khatib-langgien/.

Kemudian, pada tahun 2024 lalu, UKPBJ di bawah kepemimpinan Bahagia, juga menerapkan praktik serupa terhadap proyek pembangunan gedung fasilitas perpustakaan Pidie Jaya dengan pagu anggaran Rp 10 miliar.

Lelang proyek bangunan perpustakaan setempat itu juga dibatalkan saat jadwal penetapan pemenang tepatnya pada Rabu 29 Mei 2024.

Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pidie Jaya. Foto: Nurzahri/popularitas.com

Saat itu, isu yang berkembang, pembatalan tender proyek tersebut dilakukan oleh UKPBJ Setdakab Pidie Jaya, dikarenakan perusahaan yang akan memenuhi syarat bukan bagian dari mereka atau rekanan yang dikehwndaki. Diduga dibatalkannya proyek tersebut untuk ‘mengamankan pekerjaan tersebut’.

Saat itu, Bahagia langsung membantah isu tersebut. Dia menjelaskan jika pembatalan tender proyek  gedung  pustaka Rp 10 miliar itu juga dibatalkan karena adanya surat dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pidie Jaya terkait permintaan pembatalan lelang.

“Tidak benar itu, pembatalan tender bukan inisiatif kami, itu permintaan dinas terkait,” kata Bahagia pada tahun 2024 lalu sebagaimana diberitakan dalam artikel berjudul https://popularitas.com/berita/misteri-batalnya-pengumuman-pemenang-lelang-rp10-miliar-di-pidie-jaya/.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pidie Jaya, Bahagia saat dikonfirmasi popularitas.com, Jumat (11/7/2025), terkait perbedaan cara membatalkan tender mengakui, mekanisme pembatalan lelang tahun-tahun sebelumnya dengan tahun 2025 memang berbeda. “Iya dengan yang dulu-dulu ada beda,” akunya.

Tahun-tahun sebelumnya, UKPBJ membatalkan lelang proyek berdasarkan surat permintaan pembatalan dari Kepala dinas. Sedangkan tender proyek timbunan tahun 2025 berdasarkan berita acara Pokja.

Akunya, tahun 2025 ini, UKPBJ berinisiatif membatalkan tender proyek tahun 2025 atas proyek penimbunan tersebut dilakukan berdasar hasil evaluasi disebabkan tidak ada peserta tender yang lulus evaluasi administrasi.

“Memang kenyataannya (tender proyek timbunan Rp 2,4 miliar) tidak ada yang dapat dijadikan sebagai pemenang. Dan tidak dikondisikan,” tegasnya.

Aku, usai membatalkan tender proyek tersebut, baru pihaknya menyurati dinas Pekerjaan Umum terkait pembatalan lelang tersebut.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version