Home Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Merasakan Petualangan Air Terjun Pria Laot Sabang
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata AcehFeatureNewsWisata

Merasakan Petualangan Air Terjun Pria Laot Sabang

Share
Menikmati air terjun Pria laot sabang. Poto : DYZ | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Pesona Pulau Weh memang tak pernah habisnya, ada saja destinasi wisata yang muncul dan menjadi tujuan wisatawan setiap libur sekolah dan libur akhir Tahun. Pulau yang berada di seberang Kota Banda Aceh ini selalu menjadi pilihan terbaik untuk healing atau sekedar melepas penat setelah menjalani rutinitas kerja.

Tak hanya keindahan bahari yang di suguhkan Pulau Weh ini, tetapi juga wisata alam lainnya yang masih sangat asri, salah satunya  Air Terjun Pria Laot. belum ada yang bisa menjelaskan kenapa lokasi ini diberinama Air terjun pria Laot, selain menggunakan nama desa dikawasan menuju lokasi air terjun, Desa Pria Laot.

Air Terjun yang berada di Desa Pria Laot, Kelurahan Iboih, Kota Sabang, Provinsi Aceh ini, memiliki daya tarik tersendiri, dengan batu batu cadas besar mengelilingi kolam yang berukuran 10 meter persegi dengan ketinggian air berkisar 15 meter.

Air Terjun yang pernah meraih Juara I kategori Surga Tersembunyi pada ajang bergengsi Anugerah Pariwisata Indonesia (API) 2023 ini, memiliiki panorama alam yang asri, dengan udaranya yang sejuk dan rimbunnya pepohonan dengan suara gemericik air serta kicauan burung, sehingga tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai untuk mencari ketenangan.

Meski lokasinya berada di dalam hutan dan membutuhkan daya juga untuk berjalan kaki naik dan turun melalui bebatauan ukuran besar, namun tidak menyurutkan langkah para pengunjung, karena sepanjang jalan anda akan disuguhkan dengan suasana hutan yang masih alami dan udaranya yang sejuk.  Tidak ada kutipan tiket retribusi (biaya tiket masuk),hanya bayar parkir kendaraan yang dikelola oleh penduduk setempat.

Hanya butuh waktu 10 hingga 20 menit berjalan kaki dari lokasi parkir kendaraan. Para pengunjung memang harus berjalan kaki menyusuri jalur setapak sejauh 1,5 Kilometer dengan melewati beberapa aliran sungai kecil yang sejuk dan jernih. Banyak pohon-pohon yang menjulang tinggi di sepanjang perjalanan menuju air terjun.  Terdapat tiga jembatan berselimutkan lumut dan dedaunan yang berjatuhan. Suasana petualangan di dalam hutan belantara, pun terasa.

Setiba dilokasi air terjun, dari jarak 20 meter, suara gemericik air terjun yang berhamburan mulai terdengar.

Saat mendekati air terjun, anda harus memanjat bebatuan gunung berukuran besar.  Bebatuan cadas yang mengelilingi kolam, lumut hijau dan pepohonan meneduhkan lokasi air terjun seakan membayar tuntas lelahnya perjalanan menuju air terjun.

Bagi anda yang ingin berkunjung, disarankan untuk membawa makanan, karena tidak tersedia warung di lokasi air terjun. Selain itu, bagi yang tidak bisa berenang, disarankan untuk tidak mandi di kolam air air terjun, selain memiliki kedalaman 1,5 meter, bebatuan di pinggir air terjun juga licin sehingga harus berhati-hati.

Namun bagi yang tidak bisa berenang, anda bisa mandi di aliran air terjun yang jernih dan dangkal.  Air Terjun Pria Laot, sebagian airnya dimanfaatkan warga sekitar sebagai kebutuhan sehari-hari. Nah, selamat bertulang di hutan belantara ini, ya…!

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

Exit mobile version