POPULARITAS.COM – Militer Iran mengklaim bahwa, negaranya masih berkuasa penuh atas perairan di Selata Hormuz. Seluruh pelayaran oleh kapal-kapal komersil, tanker dan semisalnya yang lewati kawasan itu, wajib dapatkan izin dari AL IRGC.
Hal itu ditegaskan oleh Komando Utama Militer Iran, Markas Pusat Khatam al-Anbiya dalam keterangannya, Senin (1/6/2026) dikutip dari Xinhuanews.
Markas pusat itu memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan merespons setiap tindakan kapal militer yang berusaha ikut campur dalam pengelolaan Selat Hormuz atau mengganggu lalu lintas di jalur perairan tersebut.
Sementara itu, Angkatan Laut IRGC pada Sabtu menyatakan bahwa 20 kapal telah melintasi selat tersebut dalam 24 jam terakhir melalui koordinasi dengan pasukannya dan otoritas maritim Iran, menurut kantor berita semiresmi Iran, Fars.
Fars mengutip pernyataan sejumlah pejabat Angkatan Laut IRGC yang menyebutkan bahwa kapal-kapal tersebut memperoleh izin untuk melintasi selat karena kebutuhan negara mereka akan komoditas seperti pupuk kimia.
Iran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz mulai 28 Februari, ketika negara itu melarang kapal-kapal milik atau yang berafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) untuk melintas dengan aman, menyusul serangan gabungan AS-Israel terhadap wilayah Iran.
AS juga memberlakukan blokade laut di Selat Hormuz, mencegah kapal-kapal yang berlayar menuju dan dari pelabuhan-pelabuhan Iran melintasi jalur perairan itu.

Leave a comment