Home News Misa Natal di Banda Aceh berlangsung aman dan nyaman
News

Misa Natal di Banda Aceh berlangsung aman dan nyaman

Share
Misa Natal di Banda Aceh berlangsung aman dan nyaman
Suasana perayaan misa natal di Gereja Katolik Hati Kudus di Banda Aceh, Selasa (24/12/2024) malam. FOTO : popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Peringatan malam misa Natal di Banda Aceh, Selasa (24/12/2024) malam, berlangsung dengan aman dan nyaman. Umat kristiani di daerah tersebut, mendatangi gereja-geraja yang tersedia. Salah satunya Geraka Paroki Katolik Hati Kudus.

Wakil Ketua Pelaksana Dewan Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Banda Aceh, Baron Ferryson Pandiangan menyatakan bahwa umat Kristiani melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan nyaman di Aceh. ”Ini menjadi momen penting bagi kami untuk menyatakan Aceh ini aman dan nyaman,” kata Baron Ferryson Pandiangan di Banda Aceh, Rabu (25/12/2024) dikutip dari laman Antara.

Dirinya mengatakan, pelaksanaan natal di Aceh tanpa ada gangguan sedikitpun, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan bebas dan lancar penuh sukacita.

Baron menegaskan, bahwa selama dirinya 14 tahun di Aceh, tidak pernah mendapatkan gangguan setiap perayaan natal. Bahkan, umat juga tidak pernah merasa terganggu. “Tidak pernah ada gangguan, Saya sudah 14 tahun di sini, hampir setiap tahun kita rayakan seperti ini. Setiap tahun kami aman dan nyaman,” ujarnya.

Karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, tim pengamanan serta masyarakat sekitar yang sudah sangat toleransi. “Terima kasih atas semua kerjasama pengamanan, masyarakat sekitar. Sangat toleran,” kata Baron.

Sementara itu, Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA menyatakan bahwa dirinya bersama Forkopimda telah melakukan patroli dan memastikan masyarakat yang melaksanakan pelaksanaan ibadah natal berjalan aman dan tertib.

“Ini (patroli) sebagai bentuk penghormatan kita bagi yang merayakan natal 2024. Pemerintah tentu wajib menjaga semua proses berjalan lancar, baik dan tertib,” katanya.

Dirinya menegaskan, pelaksanaan syariat Islam itu tidak mengganggu agama lain di Aceh. Tetapi, menghargai dan menghormati pemeluk agama lainnya. Demikian juga sebaliknya. “Jadi kita hidup harmoni, saling harga menghargai, saling hormat menghormati semua. Sehingga berjalan dengan harmonis,” demikian Safrizal ZA.

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Turki, Qatar, RI, dan Pakistan Teken Perjanjian Industri Pertahanan

POPULARITAS.COM – Turki, Qatar, Indonesia, dan Pakistan menandatangani memorandum Badr untuk memperkuat...

News

Polisi Gerebek Dua Ruko di Pidie, Diduga Dijadikan Pabrik Sabu

POPULARITAS.COM – Dua unit rumah toko (ruko) di Gampong Ulee Tutue, Kecamatan...

News

BKSDA Evakuasi Orangutan Dewasa di Gayo Lues

POPULARITAS.COM –  Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi satu individu...

News

KPK Gelar Bimtek Keluarga Berintegritas

POPULARITAS.COM – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Aceh, Taufik, bersama istri dan...

Exit mobile version