POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mendorong peningkatan dana otonomi khusus (otsus) menjadi 2,5 persen guna mempercepat pembangunan dan pemulihan daerah pascabencana.
Menurut Mualem, tambahan dana otsus tersebut dinilai penting untuk mendorong percepatan pembangunan di Aceh yang masih membutuhkan dukungan besar, terutama dalam pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat.
“Pada prinsipnya Aceh dalam kondisi aman dan damai. Kita berharap ke depan Aceh bisa lebih maju sesuai yang kita harapkan,” kata Mualem dalam rapat pembahasan perubahan UUPA bersama Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Banda Aceh, Kamis, (16/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk pimpinan dan jajaran terkait, dalam memperjuangkan kepentingan Aceh, khususnya terkait dana otsus.
Mualem menyebutkan, saat ini alokasi otsus sebesar 2 persen dinilai belum optimal untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang besar.
Oleh karena itu, ia mendorong peningkatan menjadi 2,5 persen agar lebih efektif dan maksimal.
“Penambahan 2 persen itu sudah berjalan, tetapi akan lebih efektif dan sempurna jika ditingkatkan menjadi 2,5 persen,” katanya.
Selain itu, Mualem juga mendorong percepatan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Ia menargetkan proses revisi tersebut dapat rampung paling lambat Juli 2026, atau sebelum agenda kenegaraan pada Agustus mendatang.
“Minimal bulan Juni sudah tuntas sebagian, dan paling lambat Juli sudah selesai,” ujarnya.
Mualem mengungkapkan bahwa kebutuhan pembangunan Aceh masih sangat besar, bahkan diperkirakan mencapai Rp400 triliun untuk mencapai kondisi yang lebih ideal.
Mualem menegaskan bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah Aceh sekaligus tantangan yang membutuhkan kerja keras semua pihak.
“Ini menjadi kewajiban bagi pemerintah Aceh. Dengan realisasi otsus 2 persen atau 2,5 persen, kita berharap pembangunan Aceh bisa berjalan lebih cepat,” pungkasnya.

Leave a comment