POPULARITAS.COM – Cuaca ekstrem yang landa Aceh sejak beberapa hari terakhir, telah berdampak serius terhadap bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah kabupaten di Aceh. Saat ini, tercatat sembilan daerah terdampak dan tujuh kabupaten telah tetapkan status darurat.
Menyikapi kondisi itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf instruksikan jajaran bupati dan walikota untuk siaga atas segala potensi bencana banjir dan tanah longsor.
Instruksi tersebut disampaikan Mualem sebagai tindaklanjut dari Surat Mendagri ihawal kesiapsiagaan hadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diterbitkan pada 18 November 2025.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA dalam keterangannya, Rabu 26 November 2025 di Banda Aceh.
“Mualem sudah terbitkan instruksi kepada bupati dan walikota untuk hadapi potensi bencana banjir dan tanah longsor,” katanya.
Untuk itu, kata MTA, bupati dan walikota diminta lakukan pemetaan daerah rawan bencana berdasarkan kajian resiko. Selanjutnya menyiapkan langkah kontijensi serta optimalkan anggaran BTT.
“Salah satu poin intruksi, bupati dan walikota bisa gunakan dana BTT untuk hadapi bencana yang sudah terjadi,” sebutnya.
Mualem juga minta bupati dan walikota untuk kordinasi dengan TNI dan Polri, Basarnas serta unsur relawan bencana lainnya untuk menyiapkan posko induk bencana sebagai sarana informasi bagi warga.
Langkah lainnya, Sambung MTA, bupati dan walikota diminta untuk mengendalikan operasi penyiapan logistik dan layanan lain untuk membantu warga terdampak bencana. “Mualem sangat serius dan konsen memantau kondisi bencana dan memastikan kordinasi dengan bupati dan walikota,” tandasnya.

Leave a comment