Home News Mualem minta Kapolda Aceh kerahkan helikopter bantu warga dan salurkan logistik
News

Mualem minta Kapolda Aceh kerahkan helikopter bantu warga dan salurkan logistik

Share
Mualem minta Kapolda Aceh kerahkan helikopter bantu warga dan salurkan logistik
Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat umumkan bencana banjir Aceh status bencana provinsi kurun waktu 14 hari, Kamis 17 November 2025. FOTO : popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, meminta bantuan helikopter kepada Polda Aceh untuk mempercepat distribusi logistik ke sejumlah kabupaten/kota yang terdampak banjir.

“Saya juga sudah pesankan kepada Kapolda supaya diberikan bantuan helikopter,” kata Mualem kepada awak media di DPR Aceh, Kamis (27/11/2025).

Menurut Mualem, helikopter juga diperlukan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap seluruh kabupaten/kota yang terdampak banjir. 

“Karena beberapa jembatan terputus seperti wilayah tengah dan timur, Jadi kita juga kewalahan, karena juga transportasi tidak ada,” ujarnya.

Selain itu, Mualem juga memastikan kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari dapur umum hingga bantuan sembako, telah mulai disalurkan. “Kita akan tangani semaksimal mungkin, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat kita sudah kita layani seperti dapur umum, sembako dan lain-lain,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitkan, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem resmi menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi 2025, menyusul banjir dan longsor besar yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh.

Pengumuman itu disampaikan dalam rapat paripurna pengesahan Rancangan Qanun APBA 2026 di Kantor DPRA, Kamis (27/11/2026).

Status darurat ditetapkan untuk 14 hari, berlaku sejak 28 November hingga 11 Desember 2025, guna mempercepat penanganan bencana yang dalam sepekan terakhir terus memburuk.

Menurut Mualem, Pemerintah Aceh telah menyalurkan bantuan darurat ke sejumlah kabupaten/kota, namun ia mengakui kondisi di lapangan semakin kompleks.

“Dalam beberapa hari ini pemerintah telah menyalurkan bantuan darurat,” ujarnya.

Mualem menegaskan bahwa pihaknya sudah berada dalam kondisi kewalahan. Ia menyebutkan banyak akses transportasi lumpuh “Termasuk putusnya jembatan pada jalur nasional Banda Aceh- Medan, yang menyebabkan distribusi bantuan dan mobilisasi petugas terhambat” ucapnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version