Home News Muhammad Rizky : Realisasi TKD Rp824 miliar lamban dan banyak masalah, jadi salah satu dasar Gubernur Aceh Muzakir Manaf berhentikan M Nasir sebagai Sekda Aceh
News

Muhammad Rizky : Realisasi TKD Rp824 miliar lamban dan banyak masalah, jadi salah satu dasar Gubernur Aceh Muzakir Manaf berhentikan M Nasir sebagai Sekda Aceh

Share
Muhammad Rizky : Realisasi TKD Rp824 miliar lamban dan banyak masalah, jadi salah satu dasar Gubernur Aceh Muzakir Manaf berhentikan M Nasir sebagai Sekda Aceh
Sekretaris Satgas Pengawasan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi DPR Aceh (DPRA), Muhammad Rizky. FOTO : popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Realisasi tambahan anggaran dana transfer keuangan daerah (TKD) tahun 2026, untuk provinsi Aceh senilai Rp824 miliar, dinilai lamban dan banyak persoalan dalam pelaksanaannya di lapangan. Kondisi itulah yang kemudian jadi dasar pertimbangan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, memberhentikan M Nasir sebagai Sekda Aceh saat itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Satgas Pengawasan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi DPR Aceh (DPRA), Muhammad Rizky, dalam acara Ngopi sore bersama jurnalis di Sekber Coffee Jurnalis di Banda Aceh, Kamis (8/10/2026).

Katanya kemudian, proses anggaran tambahan TKD untuk diberikan pusat pascabencana di Aceh, prosesnya sama sekali tidak melibatkan DPR Aceh. Meski hal tersebut bukan satu keharusan, namun sejak awal, dari perencanaan hingga penyusunan kegiatan, lembaga legislatif sama sekali tidak terlibat.

Untuk memastikan anggaran tersebut tepat sasaran dan beri kemanfaatan bagi masyarakat, terutama korban bencana, DPR Aceh telah menyepakati membentuk satuan tugas untuk melakukan pengawasan dalam realisasi pelaksanaan TKD.

Nah, sambungnya lagi, dari pengawasan yang dilakukan pihaknya, banyak sekali persoalan yang muncul dan ketidaksesuaian di lapangan. Pihaknya sendiri, kata Bang Adek, karib politisi Partai Golkar itu disapa, telah menerjukan Tim ke berbagai daerah di Aceh.

“Kita sudah turun ke lapangan. Memang banyak persoalan antara kegiatan yang direncanakan, dilaksanakan dan realisasinya,” ujarnya.

Hingga jelang akhir masa anggaran 2026, serapan TKD masih sangat kecil. Selain itu juga, persoalan di lapangan juga begitu banyak. Hal ini terjadi, sebagai akibat kepemimpinan M Nasir yang saat itu jabat Sekda Aceh.

“Saya pikir, dari temuan-temuan yang kami dapatkan, lambannya realisasi. Bisa jadi salah satu dasar penting Mualem berhentikan M Nasir sebagai Sekda,” tukasnya.

Nah, dari berbagai temuan itu, pihaknya saat ini terus menyempurnakan laporan-laporan yang tersedia. Proses pengawasan terus dilakukan pihaknya dalam realisasi dana tambahan TKD 2026 hingga akhir tahun mendatang, demikian M Rizky.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Ngopi sore jurnalis dan DPR Aceh, bahas revisi UUPA hingga dana TKD 

POPULARITAS.COM – Sejumlah anggota DPR Aceh datangi markas wartawan di Sekber Jurnalis...

News

Bank Aceh dan Komisi III DPRA bahas optimalisasi PAD

POPULARITAS.COM – Bank Aceh dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)...

News

Temui MenkoYusril, Wagub Fadhlullah Perkuat Lobi Strategis untuk Masa Depan Aceh

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), didampingi Bupati Aceh Tengah...

News

Persiapan Pelaksanaan PORA XV Aceh Jaya Dikebut Sesuai Jadwal

POPULARITAS.COM – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, didampingi Asisten Administrasi Umum...

Exit mobile version