Home Kesehatan Musim Durian Dimulai, Ini Waktu dan Porsi Makan Durian yang Aman
KesehatanNews

Musim Durian Dimulai, Ini Waktu dan Porsi Makan Durian yang Aman

Share
Musim Durian Dimulai, Ini Waktu dan Porsi Makan Durian yang Aman. Foto : HO/BBCIndonesia | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Musim durian mulai berlangsung di sejumlah wilayah termasuk di Kabupaten Lebak dan Pandeglang dan mulai banyak diburu masyarakat

Di tengah musim durian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mengonsumsi durian setelah melakukan aktivitas fisik berat.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Lebak, Nurlaelasari, mengatakan kondisi tubuh perlu menjadi pertimbangan sebelum mengonsumsi durian, terutama setelah melakukan aktivitas fisik yang menguras tenaga karena tubuh perlu diberi waktu untuk beristirahat dan memulihkan kondisi, termasuk mencukupi kebutuhan cairan sebelum mengonsumsi buah tersebut.

“Bisa jadi kondisi tubuh sedang kurang stabil, misalnya tekanan darah meningkat atau mengalami dehidrasi. Kemudian mengonsumsi durian yang tinggi kalium, gula, dan lemak yang dapat meningkatkan beban metabolik,” kata Nurlaelasari.

Masyarakat dianjurkan beristirahat sekitar satu hingga dua jam setelah melakukan aktivitas fisik berat. Selama masa pemulihan, kebutuhan cairan juga perlu dipenuhi dengan minum air mineral.

“Dianjurkan satu sampai dua jam setelah istirahat dan minum air mineral, baru boleh makan buah durian,” imbuhnya.

Durian mengandung sejumlah zat gizi, antara lain karbohidrat dan gula alami sebagai sumber energi, lemak, serta kalium.

Buah ini juga mengandung serat, vitamin, dan sejumlah mineral. Namun, kandungan tersebut membuat jumlah konsumsi durian tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Meski mengonsumsi durian tidak otomatis menyebabkan tekanan darah meningkat atau memicu gangguan jantung pada setiap orang, tetapi risiko tetap perlu diperhatikan apabila durian dikonsumsi secara berlebihan atau oleh orang dengan faktor risiko penyakit tertentu.

“Secara langsung memang tidak, akan tetapi karena kandungan lemak, gula, dan kaliumnya tinggi maka akan meningkatkan risiko pada orang dengan kondisi tertentu,” tegas Nurlaelasari.

Karena itu, dia menganjurkan masyarakat tidak langsung mengonsumsi durian dalam jumlah banyak. Sebagai langkah awal, masyarakat dapat mengonsumsi sekitar satu hingga dua biji setelah tubuh beristirahat dan kebutuhan cairan terpenuhi.

Nurlaelasari menjelaskan kondisi tubuh yang belum stabil akibat aktivitas fisik, ditambah dehidrasi dan konsumsi durian secara berlebihan, dapat meningkatkan beban metabolik tubuh.

Masyarakat juga diminta tidak terburu-buru menyimpulkan, gangguan kesehatan yang muncul setelah mengonsumsi durian semata-mata disebabkan oleh buah tersebut.

Kondisi kesehatan perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk aktivitas fisik sebelumnya, tekanan darah, kecukupan cairan, pola konsumsi, serta faktor risiko penyakit yang dimiliki seseorang.

Dinkes Lebak juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai sejumlah keluhan setelah mengonsumsi durian, seperti pusing atau muncul rasa tidak nyaman pada tubuh. Jika keluhan terasa berat atau semakin memburuk, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat pertolongan medis yang tepat.

Kewaspadaan lebih tinggi perlu dilakukan masyarakat yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau penyakit jantung.

“Istirahat dulu satu sampai dua jam, minum air mineral yang cukup, kemudian makan satu sampai dua biji. Hati-hati bagi penderita darah tinggi atau jantung,” pungkas Nurlaelasari.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Biaya Haji 2027 Turun Jadi Rp 54,6 Juta Per Jemaah

POPULARITAS.COM – Pemerintah dan DPR menyepakati biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2027...

News

Gelombang Tinggi 4 Meter Hantam Perairan Ini pada 7-10 Oktober 2026

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang...

News

Sayuti Achmad Daftar Bakal Calon Ketua PWI Aceh 2026-2031

POPULARITAS.COM -Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026-2031 mulai...

NewsTeknologi

Norwegia Akan Larang Penggunaan Kacamata AI di Tempat Umum

POPULARITAS.COM – Pemerintah Norwegia berencana mengusulkan larangan sementara penggunaan kacamata berbasis kecerdasan...

Exit mobile version