Home News NATO : Lepas sebagian wilayah Ukraina ke Rusia
News

NATO : Lepas sebagian wilayah Ukraina ke Rusia

Share
NATO : Lepas sebagian wilayah Ukraina ke Rusia
Bendera NATO terlihat di markas aliansi pertahanan itu menjelang pertemuan menteri-menteri pertahanan NATO, di Brussels, Belgia, 21 Oktober 2021. (ANTARA/Reuters/Pascal Rossignol/as)
Share

POPULARITAS.COM – Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), beri usul perdamaian guna akhiri perang antara Rusia dan Ukraina. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekretaris Jenderal organisasi itu, Stian Jenssen.

Berbicara dalam diskusi panel di Norwegia, Selasa (15/8/2023), Stian Jenssen usulkan kepada Ukraina untuk lepaskan sebagaian wilayahnya kepada Rusia.

Sebagai imbalannya, menurut Jenssen, Ukraina akan memiliki keanggotaan di NATO agar dapat mengakhiri perang.

“Menurut saya, solusinya adalah bahwa Ukraina melepaskan wilayah dan imbalan untuk itu adalah mendapat keanggotaan NATO,” ujarnya.

Namun, “ini tergantung pada Ukraina untuk memutuskan kapan dan syarat-syarat apa yang diperlukan untuk bernegosiasi,” kata Jenssen, seperti dikutip dalam laporan tabloid Norwegia, Verdens Gang, pada Selasa.

Kendati demikian, Jenssen menyebutkan bahwa usulan itu merupakan salah satu dari kemungkinan solusi, bukan merupakan sikap resmi NATO menyangkut masalah tersebut.

Sumber resmi NATO memberikan komentar soal pernyataan itu.

“Kami mendukung penuh kedaulatan dan kesatuan wilayah Ukraina, seperti yang ditegaskan para pemimpin NATO saat KTT Vilnius pada Juli. Kami akan melanjutkan dukungan kepada Ukraina selama dibutuhkan dan kami berkomitmen untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan selamanya,” kata sumber NATO tersebut.

NATO telah berulang kali menyatakan bahwa akan tergantung kepada Ukraina untuk memutuskan waktu dan persyaratan perdamaian yang diinginkan dengan Rusia.

Para pejabat Ukraina, di media sosial, mengecam pernyataan Jenssen.

“Bicara soal Ukraina bergabung dengan NATO sebagai imbalan jika melepaskan sebagian wilayah adalah pandangan yang sama sekali tidak bisa diterima,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko, di Facebook.

“Kami selalu berasumsi bahwa aliansi tersebut, seperti juga halnya dengan Ukraina, tidak memperdagangkan wilayah,” ujarnya.

“Partisipasi para pejabat NATO dalam membentuk narasi terkait kemungkinan Ukraina melepaskan wilayah seperti itu akan menguntungkan Rusia,” kata Nikolenko.

Penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan di media sosial X bahwa melepaskan wilayah –sebagai imbalan bagi keanggotaan pada NATO– bisa berarti secara sengaja mengalahkan demokrasi.

Langkah itu juga ia nilai, “mendorong kejahatan di seluruh dunia, memelihara rezim Rusia, merusak hukum internasional, dan meneruskan perang kepada generasi-generasi lainnya.

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau, Tiga Penerbangan di Bandara SIM Dibatalkan

POPULARITAS.COM – General Manager Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Rahmat Adil...

InternasionalNews

Demi Cegah Flu Burung Merebak, Australia Suntik Vaksin ke Ribuan Penguin

POPULARITAS.COM – Upaya untuk melindungi populasi penguin kecil di negara bagian Victoria...

News

Wagub Aceh Terima Penghargaan Tokoh Penguat Ekonomi Syariah Aceh

POPULARITAS.COM – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menerima penghargaan SMSI Aceh...

KesehatanNews

Manfaat Mandi Air Dingin dan Hal yang Perlu Diperhatikan

POPULARITAS.COM – Mandi air dingin atau cold shower menjadi kebiasaan yang dilakukan sebagian orang, terutama...

Exit mobile version