Home News Pasangan yang Diduga Khalwat Digerebek Warga Aceh Tamiang
News

Pasangan yang Diduga Khalwat Digerebek Warga Aceh Tamiang

Share
ilustrasi.
Share

ACEH TAMIANG (popularitas.com) – Petugas Satpol PP dan WH Aceh Tamiang bersama warga menggerebek sepasang non-muhrim yang diduga melakukan khalwat, di Desa Tumbok Sidup, Kecamatan Sekerak.

Mereka digerebek di salah satu tempat cuci kendaraan (doorsmeer) di wilayah itu, pada Selasa malam, 2 Juni 2020. Kedua pasangan itu berinisial NL (36) dan MU (29) seorang wanita berstatus janda. Keduanya merupakan warga Sekerak.

Kabid Penegakan Syari’at Islam Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu mengatakan, setelah digerebek, kedua pasangan itu langsung digiring ke kantor Satpol PP dan WH.

“Pasangan ini sudah diserahkan ke petugas WH untuk diproses,” kata Syahrir saat dikonfirmasi, Rabu, 3 Juni 2020.

Syahrir bilang dari pemeriksaan awal mereka disangkakan khalwat, karena berduaan bukan muhrim dan tanpa ikatan pernikahan. Setelah di periksa keduanya diserahkan kembali ke kampung untuk diselesaikan secara adat kampung.

“Rencananya merekapun dinikahkan, walaupun demikian mereka tetap mengikuti pembinaan selama 5 hari terlebih dahulu,” ucapnya.

Reporter: Rizki

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Gelombang Tinggi 4 Meter Hantam Perairan Ini pada 7-10 Oktober 2026

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang...

News

Sayuti Achmad Daftar Bakal Calon Ketua PWI Aceh 2026-2031

POPULARITAS.COM -Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026-2031 mulai...

NewsTeknologi

Norwegia Akan Larang Penggunaan Kacamata AI di Tempat Umum

POPULARITAS.COM – Pemerintah Norwegia berencana mengusulkan larangan sementara penggunaan kacamata berbasis kecerdasan...

EkonomiNews

AEDF 2026 Siapkan Roadmap Investasi 20 Tahun

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan...

Exit mobile version