Home Ekonomi Pasar Ikan Lueng Putu, Pijay Sepi Selama Corona
EkonomiNews

Pasar Ikan Lueng Putu, Pijay Sepi Selama Corona

Share
Pasar Ikan Lueng Putu, Pijay Sepi Selama Corona
Suasana pasar ikan tradisional di Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Nurzahri
Share

PIDIE JAYA (popularitas.com) – Pasar ikan di Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) selama pandemi Covid-19 ini sepi pengunjung.

Padahal sebelumnya pasar tersebut tidak pernah sepi. Saban hari, mulai dari pukul 7.00 WIB (pagi) hingga pukul 14.00 WIB, masyarakat hilir mudik, guna berbelanja ikan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sepinya pengunjung di tengah-tengah wabah COVID-19, mengakibatkan barang dagangan para penjual ikan segar di pasar tradisional Lueng Putu itu menurun drastis, berbanding 50-50 dari keadaan normal.

“Selama corona ini, masyarakat yang datang ke pasar untuk beli ikan sudah sangat jarang,” kata Rubiah (55) salah satu pedagang ikan segar di pasar tradisional Lueng Putu, Minggu (12/4/2020).

Pundi-pundi rupiah yang berhasil dikumpulkan dengan berjualan ikan di dua pasar, dari pukul 06.00 WIB hingga 15.00 WIB di pasar Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, seterusnya di pasar Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga hingga menjelang Magrib, sebelum merebak COVID-19, bisa mencapai Rp 1,5 juta perhari.

“Dulu di dua pasar saya berjualan ikan, ikan terjual perhari bisa Rp 1,5 juta di dua pasar itu, semenjak Corona ini menurun, paling Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu,” jelas Rubiah.

Jika sebelumnya, ikan segar yang mereka beli langsung dari para nelayan yang baru berlabuh di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), maupun di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) bisa habis terjual dalam satu hari di dua pasar tersebut. Namun kini, terkadang harus dijual kembali esok harinya.

“Karena hampir setiap hari kondisinya seperti ini, pernah saya satu pekan tidak berjualan ikan. Karena ikan yang sudah saya beli terkadang tidak habis terjual, walau jumlahnya ikan yang saya lebih sedikit dibandingkan dengan sebelum Corona ini,” ungkapnya.

Masih dia, walau harga ikan segar masih tergolong standar, namun disebabkan masyarakat yang jarang ke pasar, pembelipun jadi berkurang.

Amatan popularitas.com, kondisi pasar memang tampa sepi, hanya satu-satu orang saja yang memasuki bangunan dua lantai tempat menjual berbagai jenis ikan segar itu.

Masyarakat yang hendak berbelanja ikan seperti mencoba menjaga jarak satu dengan lain. Seperti yang terlihat saat seorang perempuan muda usai memesan ikan kemudian menunggu dengan jarak hampir 1,5 meter dengan pedagang.[acl]

Reporter: Nurzahri

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Ekonomi

BYD bangun pabrik di Subang Jawa Barat, targetkan produksi mobil listrik 150 unit per tahun

POPULARITAS.COM – Pabrikan mobil asal Tiongkok, BYD bangun pabrik Kawasan Industri Subang...

InternasionalNews

Korea Selatan Mulai Bersiap Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

POPULARITAS.COM – Militer Korea Selatan tengah melakukan persiapan untuk mengerahkan pasukan ke...

News

Tiga Bahasa di Pulau Simeulue jadi Warisan Budaya Nasional

POPULARITAS.COM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan Kementerian...

News

Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026

POPULARITAS.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik,  meminta seluruh SKPA...

Exit mobile version